Categories: SEPAKBOLA INDONESIA

Patrick Kluivert Janji Bakal Pecahkan Rekor 44 Tahun Lawan Australia

JAKARTA– Patrick Kluivert akan mencatatkan debut sebagai pelatih Timnas Indonesia melawan Australia. Legenda sepak bola Belanda itu langsung menjanjikan membawa skuad Garuda memecahkan rekor pahit yang sudah terjadi selama 44 tahun kontra Socceroos -julukan Australia-.

Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Australia pada matchday tujuh grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Laga tersebut bakal berlangsung di Sydney Football Stadium, Sydney, Kamis (20/3) malam waktu setempat atau sore WIB.

Pertandingan ini menjadi debut Patrick Kluivert di Timnas Indonesia. Dia akan memainkan laga perdananya setelah ditunjuk untuk menggantikan Shin Tae-yong, pelatih Garuda sebelumnya yang sudah berjalan lima tahun.

Australia jelas bukan lawan mudah untuk Timnas Indonesia. Apalagi, Socceroos punya satu modal yang sangat luar biasa dan tak berpihak untuk skuad Garuda.

Yakni rekor pertemuan kedua tim, di mana Garuda sangat inferior setiap melawan Australia. Dari 20 bentrokan yang terjadi di ajang internasional, Timnas Indonesia cuma sekali menang dan empat kali imbang, sementara sisanya menelan kekalahan.

Satu-satunya kemenangan itu diperoleh Timnas Indonesia 44 tahun silam. Tepatnya pada 30 Agustus 1981 saat berjumpa di fase grup Kualifikasi Piala Dunia 1982 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya.

Saat itu Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan tipis atas Australia dengan skor 1-0. Gol semata wayang pasukan Merah Putih diciptakan oleh Herry Risdianto pada menit ke-88.

Patrick Kluivert mengetahui rekor buruk itu. Dia pun mengakui hal itu sudah sangat lama. Tapi dia pantang ciut. Eks penyerang Belanda itu berjanji akan memberikan kemenangan pertama untuk Timnas Indonesia setelah 44 tahun.

“Sudah lama sekali. Ya, besok kami akan berusaha meraih kemenangan pertama setelah sekian lama,” ucapnya.

Menurut Patrick Kluivert, seluruh pemain Timnas Indonesia sudah sangat menantikan pertandingan melawan Australia. Sebab, laga ini krusial dan bisa memengaruhi nasib pasukan Merah Putih dalam persaingan lolos ke Piala Dunia 2026.

Kemenangan bisa membuat peluang Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026 semakin besar. Setidaknya Garuda bisa mengontrol persaingan hingga Juni mendatang.

“Kami menantikan pertandingan ini. Kami datang untuk mendapatkan hasil yang bagus. Seperti yang sudah dikatakan Jay, kami siap berjuang untuk negara kami dan mendapatkan hasil yang baik,” jelas Patrick Kluivert.

“Kami bisa banyak berbicara dan mendiskusikan banyak hal. Tapi besok di lapangan, kami harus menunjukkan apa yang kami mampu,” pungkasnya. (*/jawapos)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Tak Ada Budidaya, Populasi Udang Selingkuh Semakin Berkurang

Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…

6 hours ago

Banyak Masyarakat NTT Berkontribusi di Papua Selatan

Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…

7 hours ago

Medical Klinik Pertama Milik OAP Kini Hadir di Merauke

Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…

8 hours ago

Sempat Ditungggu Habiskan Makan, Satu Anggota KKB Intan Jaya Dibekuk

Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…

9 hours ago

Perkembangan Teknologi dan Sistem Transportasi Tak Bisa Dibendung

Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…

10 hours ago

DPRP Papeg Minta Maaf Tidak Turun Langsung Ke Masyarakat Dalam Situasi Konflik

Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…

11 hours ago