

Widodo Cahyono Putro menjelaskan kesiapan timnya jelang menjamu Persita Tangerang dalam lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Bangkalan, Sabtu (24/8) sore. (Badan Liga Indonesia)
JAKARTA– Kompetisi Liga 1 Indonesia 2024/2025 begitu beringas kepada sosok pelatih. Giliran Widodo Cahyono Putro lengser dari posisinya sebagai pelatih kepala Madura United setelah memutuskan mundur.
Pertandingan vs Persis Solo adalah pertandingan terakhir bagi Coach Widodo. Mantan pelatih Arema FC itu dengan profesional mengundurkan diri dari kursi kepelatihan karena beliau tidak memenuhi target awal musim yang disepakati dengan manajemen.
Begitu juga dengan Coach FX Yanuar sebagai tim analist. “Semoga keputusan ini menjadi keputusan terbaik untuk kita semua. Dan, semoga performa tim lebih baik ke depannya. Terimakasih Coach WCP dan Coach FX. Respect!” tulis pernyataan Madura United lewat unggahan resmi Laskar Sape Kerrab di Instagram @maduraunited.fc.
Kini, Laskar Sape Kerrab akan dilatih sementara oleh caretaker Rakhmat Basuki sampai menemukan pelatih pengganti. Mereka berharap pergantian ini dapat meningkatkan prestasi klub asal Pulau Garam di laga-laga selanjutnya.
Kini, patut disimak siapa lagi yang akan menyusul Esnaider, Hendri, maupun Widodo. Pertanyaan itu menyeruak setelah beberapa pelatih masuk radar pemecatan.
Salah satunya Wagner Lopes yang saat ini menangani PSS Sleman. Prediksi itu tak lepas dari posisi Super Elang Jawa yang masih tercecer di dasar klasemen musim ini. (*)
SUMBER: JAWAPOS
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (DISBUDPAR) Kabupaten Jayawijaya Engelbert Sorabut, S.Sos mengakui jika Pada H-2…
Kepala Samsat Wamena Jhon Lantha mengatakan kebijakan penghapusan denda dan pajak tunggakan tersebut diambil untuk…
Penunjukan Asisten yang membidangi perekonomian dan pembangunan ini dilakukan oleh Bupati Markus Mansnembra setelah pejabat…
Dokter Tim Persipura, Benny Surapatty, menjelaskan bahwa MCU ini wajib dilakukan untuk memastikan kondisi fisik…
Lomba gerak jalan menyambut semarah Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten…
Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Kegiatan Advokasi dan…