

Pemain PSBS Tidak Boleh Datang Sebagai Pelengkap Saja
JAYAPURA – Pelatih Kepala PSBS Biak, Agus Sugeng mengaku sedikit menyayangkan atas sanksi atau FIFA Registration Bans alias larangan mendaftarkan pemain baru pada bursa transfer.
“Kita sangat menyayangkan karena dalam satu musim kita punya kesempatan untuk mengevaluasi pada putaran pertama, kondisi itu banyak dilakukan oleh klub,” ungkap Agus kepada awak media, Rabu (10/12).
Namun ia tak ingin menjadikan itu alasan baginya untuk tidak melakukan perubahan pada putaran kedua. Menurutnya, ini menjadi satu tantangan bagi PSBS dan ia percaya pasukan Badai Pasifik bisa bersaing.
“Kesempatan itu (belaja pemain) tidak didapat oleh PSBS Biak, tapi bagi saya tidak jadikan alasan justru kita ingin mengangkat semua yang ada,” ujarnya.
Diketahui PSBS pada 20 Oktober lalu menerima hukuman dari FIFA. Sanksi yang dimaksud adalah FIFA Registration Bans alias larangan mendaftarkan pemain dalam 3 bursa transfer.
FIFA Registrations Bans adalah hukuman yang diberikan kepada klub yang melanggar regulasi transfer, seperti tunggakan pembayaran terhadap pemain atau klub lain. Agus mengaku kondisi ini akan membuat mereka lebih kuat lagi. Dan ia menegaskan tidak akan menggunakan pemain malas dalam tim.
Page: 1 2
Ia juga dikaitkan dengan blackout disejumlah provinsi di Indonesia. Sontak publik ikut dibuat kaget karena…
Menurut Prabowo, seluruh pejabat negara pada hakikatnya adalah pelayan rakyat. Karena itu, mereka tidak boleh…
Anggota DPR Papua jalur Pengangkatan Otonomi Khusus (Otsus) Daerah Pengangkatan Kabupaten Biak Numfor, Musa Sombuk,…
Dalam persidangan perkara Nomor 9/G/LH/2026/PTUN Jayapura ini, tim kuasa hukum masyarakat adat menghadirkan tiga orang…
Dialah Mama Emma Awinero-Tjoe. Di atas bangku panjang kayu yang menjadi saksi bisu jejak pengabdiannya,…
Ia memerintahkan seluruh Gubernur, Bupati, Camat, Hingga Kepala Desa untuk memeriksa seluruh dapur Satuan Pelayanan…