Categories: SEPAKBOLA INDONESIA

Timnas Indonesia Butuh Tambahan 94,39 Poin untuk Bisa Tembus 100 Besar Dunia

Meski belum mencapai kemenangan, dua hasil imbang ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing dengan tim-tim besar di Asia.

Keberhasilan menahan tim kuat seperti Arab Saudi dan Australia juga memberikan sinyal positif bagi masa depan Timnas Indonesia.

Kedua tim tersebut menempati peringkat yang jauh lebih tinggi dari Indonesia di ranking FIFA, dan hasil imbang melawan mereka tentu berkontribusi dalam menambah poin FIFA.

Namun, untuk benar-benar memperkecil jarak poin yang ada, kemenangan adalah kunci utama. Hasil imbang, meskipun positif, tidak cukup untuk mendongkrak peringkat secara signifikan.

Oleh karena itu, Shin Tae-yong dan anak asuhnya perlu fokus pada pencapaian kemenangan dalam laga-laga penting mendatang.

Berdasarkan hitung-hitungan poin FIFA, Indonesia membutuhkan sekitar tujuh hingga delapan kemenangan beruntun untuk bisa meraih tambahan 94,39 poin. Minimal dengan melawan tim-tim dengan peringkat FIFA yang tidak terlalu jauh dari Thailand dan Vietnam.

Kemenangan melawan tim-tim seperti Malaysia, Singapura, atau bahkan Uzbekistan akan memberikan tambahan poin yang signifikan, asalkan dilakukan secara konsisten.

Selain itu, Timnas Indonesia juga harus memanfaatkan ajang-ajang internasional yang akan datang. Seperti Kualifikasi Piala Asia, Kualifikasi Piala Dunia 2026, dan pertandingan uji coba internasional.

Di setiap kompetisi, kemenangan demi kemenangan akan menjadi krusial dalam perjalanan menuju peringkat 100 besar.

Poin penting lainnya adalah pemilihan lawan uji coba. Menghadapi tim dengan peringkat FIFA yang lebih tinggi akan memberikan potensi poin yang lebih besar jika berhasil menang.

Oleh karena itu, PSSI perlu menyusun strategi pertandingan yang matang, memilih lawan yang tidak hanya seimbang, tapi juga memberi tantangan bagi perkembangan tim.

Salah satu faktor yang bisa membantu Timnas Indonesia dalam mencapai target ini adalah tren positif yang ditunjukkan oleh skuad Garuda, khususnya kehadiran pemain-pemain diaspora.

Shin Tae-yong kini memiliki lebih banyak opsi dengan hadirnya pemain-pemain keturunan yang memperkuat lini pertahanan, tengah, dan depan.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Transformasi Digital Kesehatan Berbasis AI Bisa Tekan Biaya Inflasi MedisTransformasi Digital Kesehatan Berbasis AI Bisa Tekan Biaya Inflasi Medis

Transformasi Digital Kesehatan Berbasis AI Bisa Tekan Biaya Inflasi Medis

Dengan posisi sebagai ekonomi terbesar di kawasan dan anggota G20, ia menyebut bahwa Indonesia memiliki…

1 day ago

Tahun ini Pemkab Buka CPNS

Ia menyebutkan bahwa tahapan pendaftaran dibuka pada bulan Februari bulan depan. Bahkan jumlah formasi yang…

1 day ago

Kontribusi PAD dari GOR Waringin Diharapkan Meningkat

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Boby Awi menjelaskan bahwa kenaikan target tersebut seiring…

1 day ago

DPRP: LHP BPK Papua Wajib Ditindaklanjuti!

Menurutnya, LHP yang diserahkan bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi cerminan sejauh mana pengelolaan keuangan…

1 day ago

Staf Khusus Harus Punya Kemampuan Relevan

Pelantikan sejumlah staf khusus ini oleh Fakhri menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Lantaran,…

2 days ago

Papua Kekurangan Dokter Bidan Spesialis

"Total seluruh penduduk di wilayah Papua sebanyak 4,58 juta jiwa. Untuk Provinsi Papua sebanyak 1,10…

2 days ago