

Thom Haye jadi salah satu pemain nomor 10 paling moncer di Timnas Indonesia dan Liga Belanda. (Instagram/@thomhaye)
JAKARTA– Thom Haye sampai saat ini belum menentukan masa depannya setelah resmi berpisah dengan SC Heerenveen pada 1 Juli 2024 lalu.
Namun gelandang berusia 29 tahun itu dilaporkan bakal segera bergabung dengan klub Eredivisie lain, NAC Breda. Selepas membela Timnas Indonesia pada putaran ketiga Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kabar itu diungkapkan oleh jurnalis olahraga asal Belanda, Joost Blaauwhof, melalui akun media sosial X (Twitter) pribadinya, Senin (2/9) malam waktu setempat. Dia menyebut Thom Haye kini tengah menjalin komunikasi dengan NAC Breda.
“NAC sedang dalam pembicaraan dengan Thom Haye. Gelandang tanpa klub tersebut kini sedang menjalani laga internasional, tetapi saat kembali bisa menuju Stadion Rat Verlegh (markas klub NAC Breda),” tulis Blaauwhof, yang merupakan bagian dari media Voetbal International.
Peluang Thom Haye merapat ke NAC Breda pun disebut Blaauwhof sangat besar. Dia mengklaim sumber orang dalam terdekat sudah mengonfirmasi kabar tersebut.
“Sang pemain sendiri menginginkannya, tetapi harus ada ruang terlebih dahulu,” kata Blaauwhof menambahkan.
Peluang itu memang bukan sesuatu yang tidak mungkin. Berdasarkan laporan media Belanda NOS, klub yang berkompetisi di Eredivisie maupun Eerste Divisie masih bisa merekrut pemain yang berstatus tanpa klub. Meski bursa transfer Liga Belanda sudah ditutup pada 2 September lalu.
Page: 1 2
Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…
Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…
Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…
Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…