Namun, regulasi FIFA yang ketat terkait pemain yang pernah bermain untuk tim nasional negara lain menjadi kendala utama. Peraturan FIFA jelas menyebutkan bahwa pemain yang telah tampil di pertandingan resmi untuk tim senior atau tim U-21 sebuah negara tidak bisa begitu saja berpindah asosiasi ke negara lain.
Dalam kasus Paes, keputusannya untuk membela tim nasional Belanda U-21 di usia 22 tahun menjadi penghalang besar. Meskipun dia tidak pernah bermain untuk tim senior Belanda, peraturan FIFA tetap menganggap penampilannya di tim U-21 sebagai representasi negara, sehingga perpindahan asosiasi menjadi tidak sah. Inilah yang membuat kasus Paes menjadi sangat rumit dan memerlukan penanganan khusus dari pihak-pihak terkait, termasuk PSSI dan FIFA.
Jika pada akhirnya FIFA memberikan lampu hijau kepada Paes, hal ini akan menjadi kemenangan besar bagi PSSI dan tentunya bagi Timnas Indonesia. Kehadiran Paes akan memberikan dorongan moral yang besar bagi seluruh skuad, serta menambah kekuatan tim dalam menghadapi lawan-lawan tangguh di kualifikasi.
Namun, jika FIFA tetap menolak, maka jalan satu-satunya adalah membawa kasus ini ke CAS, yang tentunya akan memakan waktu dan proses yang tidak sebentar.
Sementara itu, persiapan Timnas Indonesia terus berjalan. Pelatih Shin Tae-yong dan jajaran staf pelatihnya terus mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk menghadapi laga-laga berat di depan. Meski tanpa kehadiran Paes, skuad Garuda harus tetap fokus dan berjuang maksimal. Dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia tentunya sangat diharapkan untuk memberikan semangat dan motivasi bagi para pemain.
Keputusan FIFA pada 18 Agustus nanti akan menjadi momen penentuan bagi masa depan Paes bersama Timnas Indonesia. Harapan besar tertuju pada hari tersebut, semoga hasilnya bisa membawa kabar baik bagi sepak bola Indonesia dan seluruh penggemarnya. (*)
SUMBER: JAWAPOS
Page: 1 2
mantan klubnya itu wajib menyapu bersih 6 laga sisa jika ingin kembali tampil pada kompetisi…
Terkait ini Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP)…
Pertandingan ini diprediksi berjalan sengit. Kedua tim sama-sama mempertaruhkan nama daerah masing-masing. Namun Persiker Keerom…
Ia juga meminta para kepala daerah untuk turun langsung ke lapangan apabila terjadi bencana. Menurutnya,…
Hasil ini mengukuhkan Persido Dogiyai sebagai juara Grup A dengan koleksi 7 poin, sementara Persemi…
Kompetisj kasta keempat Tanah Air ini dijadwalkan akan mulai bergulir pada 16 Maret hingga 8…