

Gerry Mandagi (FOTO: Eryck/Cepos)
JAYAPURA-Keputusan PSSI untuk menghentikan kompetisi Liga 2 Indonesia 2022/2023 tidak hanya disesali oleh para pemain Liga 2, tapi pemain yang berkompetisi pada Liga 1 juga ikut prihatin dan mendesak agar Liga 2 kembali dilanjutkan.
Protes keras hadir dari kiper Bali United, Gerry Mandagi. Dia mengatakan bahwa menghentikan kompetisi Liga 2 sangat mengurangi kualitas dari kompetisi sepak bola Indonesia.
Mantan kiper Persipura Jayapura itu berharap PSSI bisa mempertimbangkan kembali atau menarik kembali putusan terkait penghentian kompetisi Liga 2 serta babak nasional Liga 3.
“Harapan Liga 2 bisa jalan, lebih banyak tim lebih banyak pemainnya. Juga akan banyak bibit pemain lokal muncul dari sana,” ungkap Gerry kepada Cenderawasih Pos, Rabu (18/1).
Harapan untuk melanjutkan kompetisi Liga 2 dan Liga 3 kembali muncul setelah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali beraudiensi dengan 10 klub Liga 2 2022/2023 dan Asosiasi Pesepak Bola Profesional (APPI) pada 16 Januari lalu.
Menpora mengaku akan melakukan komunikasi dengan PSSI untuk mendengar alasan mereka untuk mengambil keputusan soal nasib kompetisi Liga 2 dan Liga 3.
Sebagai informasi, 10 tim yang melakukan audiensi dengan Menpora ialah Persipura Jayapura, Semen Padang, Bekasi City, PSMS Medan, Karo United, Persipal Palu, Sulut United, PSIM Yogyakarta, Persewar Waropen, Persijap Jepara.
Bahkan Persipura sangat serius menanggapi pemberhentian Liga 2 secara sepihak oleh PSSI. Kini Persipura secara resmi telah mengirimkan surat somasi ke PSSI. (eri/nat)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…