

Robert Mboik Cepos: Polisi saat melakukan olah TKP pasar Phara yang menjadi korban kebakaran, Jumat (6/1), lalu.
SENTANI-Polisi bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran yang menghanguskan pasar Pharaa Sentani, Jumat (6/1), lalu.
Setelah melakukan penyelidikan dan penyidikan atas peristiwa itu, polisi akhirnya menyimpulkan bahwa penyebab peristiwa kebakaran pasar Phara Sentani itu diyakini tidak dilakukan dengan unsur kesengajaan.
“Hasil Labfor Negatif artinya pembakaran dengan sengaja tidak ada,”Ujar Kasat Reskrim Polres Jayapura Iptu Muhammad Rizka, Rabu (18/1/2023).
Dikatakan, polisi menyimpulkan hal itu berdasarkan keterangan saksi serta pengumpulan berbagai barang bukti dan material sisa kebakaran disekitar lokasi kejadian. Polisi juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap belasan saksi untuk mencari tahu fakta-fakta yang terjadi terkait dengan peristiwa kebakaran pasar terbesar di kabupaten Jayapura itu. Termasuk dari hasil penyidikan itu, polisi tidak menemukan zat yang mempercepat proses terjadinya kebakaran di sekitar titik awal munculnya api.
“Ada 13 saksi juga telah diperiksa terkait peristiwa itu,”Ujarnya.
Lanjut dia, saat ini pihaknya telah meminta pihak PLN untuk memberikan klarifikasi terkait jaringan instalasi listrik di sejumlah kios tersebut. Kata dia, ada dugaan pembangunan ratusan kios ini tidak disertai izin.
“Kami telah meminta pihak PLN untuk memberikan klarifikasi terkait jaringan instalasi listrik di sejumlah kios ini. Kita bersama PLN berupaya mengecek instalasi listriknya karena diduga pembangunan ratusan kios ini tidak ada ijin ya,”tandasnya.
Sebagaimana diketahui, ada sekitar 819 kios dan 15 ruko yang terbakar dalam peristiwa itu. Saat ini pemkab Jayapura melalui badan penanggulangan bencana daerah sedang membangun kios darurat diatas lokasi yang sama. (roy/gin).
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…