

Boaz Solossa saat dikawal ketat pemain Persipa Pati dalam lanjutan play off degradasi Liga 2 di Stadion Mandala Jayapura, Rabu (5/2) lalu.(foto:Erianto / Cenderawasih Pos)
JAYAPURA – Kapten Persipura Jayapura, Boaz Solossa masih buas. Meski sudah mulai uzur, tapi ketajamannya dalam urusan mencetak gol belum padam. Pemain berusia 38 tahun itu bahkan menjadi pahlawan Persipura dalam dua laga terakhir saat menahan imbang tuan rumah RANS Nusantara FC dan tamunya Persipa Pati.
Persipura nyaris saja menelan dua kekalahan secara beruntun. Persipura beruntung memiliki stiker seperti Boaz Solossa. Legenda hidup Timnas Indonesia itu dua kali mencetak gol telat untuk menyelamatkan Persipura dari kekalahan.
Saat bermain di markas RANS, Persipura tertinggal lebih dulu pada menit 48. Untungnya Boaz lewat kaki kirinya berhasil mencetak gol pada menit 81 untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Kemudian saat menjamu Persipa di Stadion Mandala pada 5 Februari lalu, pasukan Mutiara Hitam langsung kecolongan pada menit 14 lewat Kenta Hara.
Tuan rumah nyaris dibuat malu. Untungnya Boaz dengan segudang pengalamannya berhasil mencetak gol pada penghujung laga atau 90+4 untuk menutup pertandingan menjadi 1-1.
Pelatih Persipura, Ricardo Salampessy mengaku sangat bersyukur memiliki Boaz dalam timnya. Dimana saat pemain lain gagal mencetak gol, Boaz hadir sebagai pemecah kebuntuan.
“Tentunya saya sebagai pelatih sangat berterima kasih atas gol-gol yang Bochi ciptakan,” ungkap Ricardo kepada Cenderawasih Pos, Jumat (7/2). “Kita tahu kualitas dan kepemimpinannya seperti apa. Ketika tim butuh gol dia selalu hadir memberikan perbedaan dalam tim,” ujarnya.
Kata Ricardo, Boaz selalu tampil baik setiap dimainkan. Baik sebagai starter maupun masuk sebagai pemain pengganti. “Keberadaan dia tentu menjadi bagian penting dalam tim. Setiap kali diberikan kepercayaan, kualitas terbaik yang selalu kapten tim perlihatkan dan itu menjadi cerminan bagi pemain muda agar bisa belajar banyak mengenai mentalitas dan kepemimpinan dari Kaka Bochi sendiri,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…