Dan menurut laporan yang dilansir dari SportZone, Sheikh Jassim dilaporkan membalas keluarga Glazer dengan surat pengaduan.
Meskipun publikasi tersebut belum memberikan rincian mengenai dugaan surat tersebut, Sheikh Jassim kini yakin keluarga Glazer tidak pernah ingin ‘menjual Manchester United’ dan hanya menggunakan proses tersebut untuk meningkatkan penilaian klub dan menjual saham minoritas dengan harga tinggi.
Sheikh Jassim yang telah mengajukan banyak tawaran untuk United selama proses 11 bulan, menjanjikan tawaran tunai melalui yayasan Nine Two yang baru dibentuk yang akan melunasi semua utang lama klub.
Memang benar, Sheikh Jassim menawarkan kepada Glazer kapitalisasi pasar hampir dua kali lipat sementara dia juga berkomitmen untuk menambah 1,4 miliar Pounds atau sekitar Rp 27 triliun untuk keperluan pengembangan stadion dan tim.
Pekan lalu, harga pasar saham United terpengaruh oleh keputusan Sheikh Jassim untuk menarik diri dari proses tersebut, sehingga harga sahamnya merosot sekitar 22 persen.(*)
Sumber: Sportbible.com
Page: 1 2
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Wanita Islam,…
Kabid Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Disbudpar Jayawijaya Naftali F. Rumbiak, S.Sos, M.Si menyatakan, untuk tahun…
Roda aktivitas warga di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kembali berputar normal. Situasi…
Pj. Sekretaris Daerah Papua Tengah Silwanus Sumule di Nabire, Sabtu, mengatakan pengendalian inflasi tidak lagi…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan mencatat lebih dari 100 pendaftar untuk program studi…
Branch Communication and CSR Department Head Bandara Internasional Sentani Jayapura Citra Mahesa Nusantara, dalam keterangannya…