

Striker Amar Rayhan Brkic merasa bangga dapat membela Timnas U-17 Indonesia. (Dok. PSSI)
STRIKER Amar Rayhan Brkic merasa bangga dapat membela Timnas U-17 Indonesia dan bakal berlaga di Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia pada 10 November sampai 2 Desember mendatang.
Dikutip dari laman resmi PSSI, pesepak bola kelahiran Frankfurt, Jerman, 11 Juni 2007 itu mengaku sangat bangga sekaligus terharu dapat menjadi bagian Garuda Muda.
“Perasaan saya sangat campur aduk. Bahagia tentunya karena akan bermain di Piala Dunia U-17 untuk negara saya, Indonesia,” kata Amar.
Amar telah menunjukkan talenta luar biasa meskipun baru bergabung dengan tim asuhan Bima Sakti yang sedang menjalani pemusatan latihan di Jerman itu pada 8 Oktober lalu.
Talenta itu ditunjukkan saat pesepak bola yang memperkuat tim TSG Hoffenheim U-17 itu mencetak satu gol saat timnas U-17 bermain imbang 1-1 dengan SV Meppen U-17 pada laga uji coba.
Penampilan melawan SV Meppen U-17 sendiri merupakan penampilan kedua pesepak bola 16 tahun itu setelah yang pertama adalah saat Timnas U-17 ditumbangkan Mainz U-19 dengan skor 0-3.
“Latihan saya bersama tim sangat luar biasa karena semua pemain dan pelatih baik terhadap saya. Sangat seru bersama dan waktu yang menyenangkan bersama mereka,” ucap Amar.
Timnas U-17 akan kembali ke Tanah Air pada 23 Oktober dan kemudian akan bersiap menyambut partai perdana Piala Dunia U-17 di Grup A melawan Ekuador di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 10 November 2023. (*)
Sumber : Jawapos
Program cetak sawah 2026 di tanah Papua masih menghadapi persoalan dalam pelaksanaannya. Meski target telah…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru bersama Forkopimda, aparatur sipil negara…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, memastikan ketersediaan logistik bagi korban kebakaran di Dok…
Abisai mengatakan, dukungan terhadap para korban tidak hanya datang dari pemerintah maupun BUMN dan…
Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…
Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…