

Ketua umum NPCI Papua saat berfoto dengan atlet judo Papua usai UPP di Swiss-bell In Hotel Solo, Kamis (10/10) kemarin. (foto:Istimewa)
SOLO – Cabang olahraga para Judo Tunanetra akhirnya berhasil pecah telur. Mereka akhirnya sukses menyabet 1 medali emas Pekan Paralimpik Nasional atau Peparnas XVII Solo – Jawa Tengah 2024.
Medali emas mereka raih pada hari keempat, atau Kamis (10/10) lewat Nurul Fadilah usai mengalahkan rekannya sendiri Maemunah di partai final klasifikasi J1 57-70 kg putri.
“Sampai hari hari keempat, akhirnya kita bisa meraih satu emas lewat Nurul dan satu perak lewat Maemunah. Mereka berdua di final, all papua final,” ungkap pelatih Judo Papua, Ahmad Bahar kepada Cenderawasih Pos.
Hingga Kamis kemarin, Judo Tunanetra Papua sudah mengantongi 1 medali emas, 2 perak dan 4 perunggu. Mereka masih memiliki kans untuk menambah pundi-pundi medali mereka bila atlet pamungkas mereka Gilang Arietyastanto yang turun di nomor J1 + 91 kg mampu tampil apik.
“Besok masih ada satu atlet, potensinya juga ada. Kita berharap dia bisa dapat medali, paling mentok ya perunggu,” ujarnya.
Di Peparnas kali ini, Judo memboyong 18 atlet. Sayang, mereka tak bisa memainkan satu atlet mereka karena terkendala klasifikasi.
Bahar menuturkan bahwa mereka sulit mengulang prestasi sebelumnya. Dimana mereka berhasil meraih 11 medali emas. Menurutnya, persiapan Papua di Peparnas kali ini tak sebaik Peparnas XVI. “Jawa Barat yang paling siap kali ini, sehingga mereka memiliki kans untuk menjadi juara umum,” tutupnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kedua tersangka masing-masing berinisial EK dan RS. Tersangka EK diduga terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap…
Jika ketiga fungsi ini menurutnya berjalan beriringan, DPR akan menjadi mitra strategis yang tangguh bagi…
Direkrut Eksekutif YKKMP Theo Hesegem menyatakan Sebagai lembaga yang bekerja di bidang kemanusiaan dan perlindungan…
Menurut Yosefina, salah satu faktor utama yang menyuburkan maraknya kejahatan seksual adalah regulasi informasi yang…
Situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya belum sepenuhnya pulih. Rangkaian aksi kekerasan yang terjadi dalam…
Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa seluruh hasil operasi ini merupakan bentuk transparansi…