Ketua PSSI Papua, Benhur Tomi Mano saat menyerahkan peralatan wasit kepada 2 instruktur dalam Refereeing Education yang berlangsung di Stadion Mandala Jayapura, Papua. (foto:PSSI Papua)
JAYAPURA – Sebanyak 10 wasit muda Papua berlisensi C3-C2 mengikuti Refereeing Education yang dilaksanakan oleh PSSI Pusat dan PSSI Papua yang berlangsung pada 7-10 Oktober di Stadion Mandala Jayapura, Papua.
Dalam Refereeing Education ini, PSSI Pusat dan PSSI Papua mendatangkan instruktur Jajat Sudrajat (Instruktur Teknik) dan Budi Handayani (Instruktur Fisik).
Ketua PSSI Papua, Benhur Tomi Mano berharap seluruh peserta dapat menerima dan mengaplikasikan semua ilmu yang akan disampaikan oleh para instruktur.
“Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kususnya kepada departemen perwasitan PSSI yang telah mengagendakan kegiatan ini,” ungkap pria yang akrab disapa BTM itu, Selasa (7/10).
“Sebab bidang perwasitan menjadi salah satu bagian penting dalam pembinaan dan pengembangan sepakbola,” sambungnya.
Pria yang akrab disapa BTM itu menyebutkan bahwa wasit yang memiliki kemampuan yang baik dalam memimpin sebuah pertandingan menjadi faktor penentu kwalitas sebuah pertandingan.
“sebaliknya kwalitas kepemimpinan wasit yang kurang baik seringkali menurunkan kwalitas pertandingan bahkan tidak jarang menjadi pemicu ketidak puasan tim yang bertanding, bahkan bermuara kepada terjadinya kerusuhan,” ujarnya.
BTM juga berharap 10 wasit berlisensi C3-C2 ini kedepannya bisa bersaing mendapatkan kepercayaan memimpin pertandingan dilevel yang lebih tinggi yaitu C1.
Page: 1 2
Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…
Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…
Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…
Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…
Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…