Categories: ALL SPORT

Perenang Papua Gunakan Aquatik Jakabaring

Venue Aquatik Jakabaring saat diambil dari atas, Senin (5/4) ( FOTO: Erik/ Cepos)

NPC Papua

JAYAPURA – National Paralympic Committee (NPC) Papua benar-benar serius untuk meraih prestasi terbaik dalam hajatan Peparnas XVI 2021. Sebagai tuan rumah, Papua tentu ingin menampilkan atlet-atlet terbaiknya.

Proses pemusatan pun terus dilakukan oleh NPC Papua untuk bisa menciptakan atlet-atlet handal yang bisa memenuhi pundi-pundi medali emas dalam event olahraga empat tahunan tersebut.

Ketua NPC Papua, H. Jaya Kusuma menegaskan, bahwa kontingen Papua akan menurunkan seluruh atletnya pada semua nomor yang akan dipertandingkan. Bahkan kata Kusuma, NPC Papua tak hanya sekedar memenuhi semua nomor, tapi NPC Papua memastikan setiap atlet yang diturunkan harus berpotensi medali emas.

Apalagi NPC Papua dalam Peparnas kali ini mengusung target tinggi. Kusuma sendiri akan menargetkan finish pada posisi ketiga, bahkan juara umum.

Sebab itu, dalam waktu tujuh bulan jelang pelaksanakan, NPC Papua terus berupaya menggenjot latihan para atletnya. Bahkan, beberapa cabang olahraga harus dikirim keluar daerah untuk menjalani pemusatan latihan (TC).

Cabang olahraga Renang menjadi salah satu Cabor yang menjalani pemusatan latihan di luar Papua. Tak tanggung-tanggung, perenang Papua akan menjalani TC selama tujuh bulan kedepan di eks venue Asian Games Indonesia 2018 silam, Aquatik Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan.

Jaya Kusuma membeberkan alasan memilih Aquatik Jakabaring, menurutnya, venue tersebut juga telah dilengkapi dengan sarana-prasarana yang sangat mendukung, seperti wisma atlet dan tempat gym.

“Kemauan NPC Papua agar atlet Papua bisa berlatih dan berbuat terbaik bagi Papua di ajang Peparnas. Saya melihat sarana di Papua kurang memadai, dan atlet renang kurang disiplin jika latihan di Papua,” ungkap Jaya Kusuma kepada Cenderawasih Pos saat ditemui saat mengunjungi venue Aquatik Jakabaring, Senin (5/4).

Pria yang juga menjabat sebagai Kadistrik Jayapura Selatan itu menaruh banyak harapan kepada para perenang Papua. Pasalnya, setiap event Nasional, perenang Papua menjadi menjadi peraih medali terbanyak.

“Alasan kita kirim mereka latihan ke sini, supaya Cabor renang yang merupakan unggulan Papua bisa mendulang emas sebanyak-banyaknya. Renang kita target 45 emas dari 166 nomor, harus sungguh-sungguh latihan,” ujar Kusuma.

Selain cabang olahraga Renang, Kusuma membeberkan, bahwa ada beberapa cabang olahraga lainnya lebih dulu telah melakukan TC di luar Papua, seperti Cabor Angkat Berat di Balikpapan, Tenis Lapangan Kursi Roda di Jakarta, Judo Tuna Netra di Solo.

“Untuk atlet panahan, ada beberapa yang kami ikutkan dalam Pelatnas. Atlet Bocia dalam dekat ini di Solo dan Bulu Tangkis ke Solo. Dan beberapa Cabor lainnya tetap di Jayapura,” pungkasnya. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

9 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

11 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

12 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

13 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

14 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

15 hours ago