Categories: OLAHRAGA

Dikalahkan PSIM

Pelatih kepala Persewar Waropen, Carolino Ivakdalam. ( FOTO : Erik / Cepos)

Persewar Turun ke Urutan Tiga 

JAYAPURA- Persewar Waropen kembali menuai kekalahan 1-0 dari PSIM Yogyakarta pada lanjutan kompetisi Liga 2 Wilayah Timur di Stadion Sultan Agung Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (29/7).

Hasil ini merupakan kekalahan yang kedua kalinya bagi anak-anak Persewar. Sebelumnya, mereka takluk dari PSBS Biak dengan skor 3-1.

Dengan kekelahan ini, tim berjuluk Mutiara Bakau itu harus turun dari puncak klasemen, menempati peringkat 3 dengan koleksi 12 poin. Persewar harus merelakan posisi puncak diambil alih oleh Persik Kediri di hari yang sama berhasil mengalahkan Persatu Tuban dengan skor 2-0. Sementara posisi kedua ditempati oleh PSIM Yogyakarta dengan memiliki poin sama dengan Persewar.

Pelatih Persewar Waropen, Carolino Ivakdalam merasa kesal dan tidak tinggal diam atas kekalahan yang dialami oleh anak asuhnya. Mantan pemain Persipura Jayapura itu murka lantaran merasa kekalahan tersebut didapat karena ketidakadilan dari sang wasit.

“Kalau wasit kualitasnya seperti ini, sepak bola Indonesia tidak akan pernah bisa masuk piala dunia. Babak pertama memang laga berjalan fair tapi ketika penalti diberikan untuk tuan rumah membuat tensi pertandingan jadi memanas dan tidak fair lagi,”cetus pria yang akrab disapa Ino saat memberikan keterangan dalam konferensi pers usai pertandingan.

Bahkan kekesalan Ino pun berlanjut dan melayangkan kritikan pedasnya kepada  PSSI. Pasalnya, Ino menilai sudah dua kali timnya dirugikan oleh keputusan wasit yang tidak fair dalam memimpin pertandingan.

“Saya mau sampaikan bahwa tolong ini dicatat dan disampaikan kepada PSSI. Kita ini dari Papua, kita NKRI juga dan kita mau buat sepak bola Indonesia berprestasi. Tapi wasit yang pimpin pertandingan kualitasnya seperti tadi, kita kalah karena wasit. Dua kali kami dirugikan, kemarin di Pasuruan saat lawan Martapura dan di laga ini di markas PSIM,” kesalnya.

Saudara kandung Eduard Ivakdalam itu menegaskan, timnya akan tetap menerima hasil kekalahan tersebut jika berdasarkan permainan dan bukan karena wasit yang tidak adil dalam memimpin jalannya pertandingan.

“Kami tetap menghargai kekalahan kami, tapi kita mengalah bukan berarti kami diam. Saya sampaikan bahwa Persewar akan menerima kekalahan kalau pertandingan ini berjalan dengan baik dan adil,”tandasnya. (eri/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

14 hours ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

22 hours ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

23 hours ago

Jalur  Utara Papua Jadi Prioritas Konektivitas Daerah

Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…

1 day ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

1 day ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

1 day ago