

JAYAPURA – Hingga partai keempat, Persipura Jayapura belum bisa meraih kemenangan. Hanya dua hasil seri dan dua hasil berakhir dengan kekalahan. Terakhir, saat dilumat tuan rumah PS Tira dengan skor 2-1 di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (23/6).
Namun pelatih Persipura Jayapura, Luciano Gomes Leandro meminta para penonton atau pencinta tim berjuluk Mutiara Hitam itu untuk tidak hanya menghujat.
Mantan juru taktik PSM Makassar itu meminta kepada publik untuk bisa memahami kondisi timnya, dan mereview pertandingan yang mereka sudah lakoni.
“ Bagaimana mereka melihat hasil tadi itu adalah hak mereka, tapi mereka harus mendukung terus Persipura. Mereka harus melihat bagaimana kita bekerja dan berusaha keras dengan banyak peluang namun tidak banyak yang bisa menjadi gol,” ungkap Lucino kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Senin (23/6) siang kemarin.
Menurutnya, timnya tidak pernah menginginkan hasil tersebut. Ia membeberkan bahwa timnya sudah berjuang maksimal sepanjang pertandingan.“Tapi namanya sepak bola banyak yang bisa terjadi, dan saya tidak persoalkan itu karena kita sudah bekerja keras,” sambungnya.
Pria berpaspor negeri Samba itu juga mengapresiasi kinerja pemainnya, meski akhirnya kembali gagal meraih poin. Luciano ingin publik melihat kerja keras pemainnya di laga tersebut.
“Tuhan tahu apa yang kita perbuat dan apa yang kita kerjakan. Memang suporter pasti mau hasil menang, tapi saya datang ke sini dengan optimis dan percaya tinggi untuk bisa membawa Persipura bangkit. Saya masih percaya dengan kinerja saya yang berusaha maksimal,” tandasnya. (eri).
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…