

MIMIKA – Persemi Mimika menutup peluang ke semi final setelah gagal memetik kemenangan kala bermain melawan Persido Dogiyai di pertandingan kedua Liga 4 yang berlangsung di Stadion Wania Imipi, Sabtu (12/4).
Di babak pertama, tim tuan rumah Persemi Mimika secara bertubi-tubi melancarkan serangan ke lini belakang Persido Dogiyai. Persemi Mimika yang turun dengan komposisi pemain terbaiknya langsung menggila dengan menciptakan beberapa peluang manis.
Namun, peluang-peluang tersebut masih dapat dihalau oleh pemain bertahan Persido Dogiyai yang bermain dominan bertahan. Hingga di menit ke 24, pemain Persido Dogiyai nomor punggung 27, Agustinus Rumbiak diganjal kartu kuning setelah menjatuhkan Persemi Mimika di area pertahanan.
Wasit pun memberi hadiah tendangan bebas kepada Persemi Mimika yang dieksekusi oleh pemain nomor punggung 9, Joshua Mikhael Mambenar masih membentur pagar hidup Persido Dogiyai.
Memasuki babak kedua, Persido berhasil menciptakan peluang namun masih dapat dihalau oleh pemain bertahan Persemi.
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Persemi sesekali hanya memanfaatkan serangan balik dari sektor sayap dan tak bisa berbuat banyak saat memasuki pertengahan babak kedua.
Memasuki menit ke 60, Persido Dogiyai nyaris memecah kebuntuan setelah pemain nomor punggung 23 Yordan Irab berhasil mengelabui pemain belakang Persemi. Namun tendangannya masih melebar tipis di sisi kiri gawang Persemi Mimika.
Pertandingan memasuki menit ke 62, Persemi melakukan rotasi, dengan memasukkan pemain nomor punggung 22 Viktor Kawer menggantikan pemain nomor punggung 13 Yulius Ronsumbre.
Page: 1 2
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…