Categories: OLAHRAGA

Putra Pasifik Puncaki Klasemen

Pemain Putra Pasifik FC saat berduel dengan pemain Ciput FC pada babak penyisihan Divisi Utama Persipura Koteka Cup di lapangan sepak bola Tunas Muda Hamadi, Selasa (12/3) kemarin.( FOTO : Erik / Cepos )

JAYAPURA-PS Putra Pasifik berhasil memuncaki klasemen grup D Kompetisi Divisi Utama Persipura Koteka Cup 2019 usai mengalahkan Ciput FC dengan skor 3-1 di lapangan Tunas Muda Hamadi, Selasa (12/3) kemarin.

Kemenangan ini membuat PS Putra Pasifik memuncaki klasemen dengan sempurna, tim besutan Octavianus ini berhasil menyapu bersih tiga pertandingan dan meraih sembilan angka.

Sementara Ciput FC, meski kalah namun tetap mendampingi Putra Pasifik ke babak delapan besar. Ciput FC menempati peringkat dua dengan empat poin.

Pelatih PS Putra Pasifik, Octavianus mengatakan, apa yang mereka raih merupakan target yang sudah diamanatkan oleh manajemen

“Puji Tuhan, kita bisa meraih kemenangan dan dapat sembilan poin selama babak penyisihan. terima kasih kepada semua komponen dalam tim yang sudah bekerja keras, tapi ini bukan suatu kesuksesan, kita berfikir untuk delapan besar lagi menjadi fase yang berat,” ujarnya.

Untuk babak delapan besar, pria yang akrab disapa Okta ini menilai jika ia akan memanfaatkan waktu yang ada untuk melakukan evaluasi pada babak delapan besar.

“Karena delapan besar, tim yang masuk ini adalah tim yang berkualitas, kita tetap persiapkan tim lagi dari kekurangan kita seperti organisasi bermain,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Pelatih Ciput FC, Arnes Papare menilai penampilan pemainnya dalam pertandingan ini mengalami penurunan. Anak asuhnya tidak menerapkan instruksi dengan baik.

“Secara keselurahan, saya punya pemain tidak menjalankan instruksi dengan baik, dari transisi bertahan soal organisasi permainan juga kurang rapi, mungkin karena faktor istrahat sehingga membuat pemain sedikit drop,” jelasnya.

Pada babak delapan besar, ia menilai jika kekurangan itu akan menjadi fokus yang akan dibenahi dalam timnya.

“Untuk delapan besar, saya kira nanti organisasi permainan dari bertahan dan fisihing itu sangat penting, karena dalam pertandingan ini, pemain masih lemah dalam finishing,”pungkasnya. (eri/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Sama-sama Mabuk, Seorang Guru Dibacok Teman Minum

Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…

4 hours ago

Tekanan Diplomatik di Forum PBB Momentum Emas Bagi Indonesia

Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…

5 hours ago

​Perjanjian Roma dan New York Agreement Dianggap Cacat

Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…

6 hours ago

16 Pejabat Baru Dilantik jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…

7 hours ago

Jadi Kapolri, Harta Kekayaan Suyudi Ario Seto Tercatat Rp 5,8 Miliar

Dalam laporan tersebut, kekayaan Suyudi terdiri atas sejumlah aset tidak bergerak dan bergerak. Untuk tanah…

8 hours ago

Kapolri Suyudi jadi Harapan Baru untuk Institusi Polri

”Kapolri baru, harapan baru untuk membenahi institusi Polri,” ujar Abdul Rachman Thaha yang akrab disapa…

9 hours ago