

JAYAPURA-Pelatih sepak bola PON Papua, Eduard Ivakdalam mengatakan, dirinya akan menjaring pemain lewat Kompetisi Divisi Utama Persipura yang dimotori oleh Koteka FC.
Mantan pemain Persipura ini menilai, masih ada pemain potensial di luar hasil teleskoting Asprov PSSI Papua lewat Liga 3 serta Persipura U-19.
Namun Eduard menejelaskan, ia hanya melihat pemain dari tim-tim yang lolos pada babak delapan besar. Sebab, ia menilai, babak delapan besar akan dihuni oleh tim-tim kuat.
“Hasil dari teleskoting Asprov yang sudah disiapkan, mungkin masih ada yang belum terpantau. Sehingga ini juga ajang yang baik untuk kita bisa tambah pemain dari sini, minimal untuk ikut seleksi. Mungkin saya akan melihat pada babak delapan besar, karena dari setiap grup, keluar tim-tim terbaik,” ungkap pelatih sepak bola PON Papua Eduard Ivakdalam kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di lapangan sepak bola Tunas Muda Hamadi, Selasa (12/3) kemarin.
Ia juga mengakui, sudah melihat beberapa pemain yang memiliki potensi untuk bisa direkrut mengikuti seleksi pada awal pertengahan Maret ini.
Ditambahkan,dirinya akan melakukan pemanggilan pemain hasil teleskoting Asprov pada 15 Maret.“Program untuk 3 bulan ke depan sudah diserahkan ke Asprov, kalau di jadwal saya sendiri tanggal 15 pemain sudah dikumpulkan dan saya akan segera melakukan seleksi untuk melihat kerangka pemain yang akan kita gunakan pada PON XX mendatang,”pungkasnya.(eri/tho)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan 10 ekor sapi kurban…
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melakukan tindakan tegas dalam upaya pemberantasan peredaran gelap…
Ketua Pengadilan Negeri Merauke, lanjut Yuri Ardiansyah, telah menunjuk 3 hakim untuk menangani 2 perkara…
Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze mengingatkan para kepala distrik untuk melaksanakan tugas dengan optimal serta…
Kapolres Boven Digoel melalui Kasat Reskrim AKP Ishak O. Runtulalo menyampaikan, laporan awal diterima pihaknya…
Polsek Wamena Kota memastikan dua korban pencurian dan kekerasan (curas) terhadap dua saudara DW dan…