Categories: OLAHRAGA

Tiga Venue Pembangunanya Belum Juga Dimulai

Lapangan Buper Waena yang direncakan akan menjadi venue sepatu roda dalam PON 2020 Papua. Hingga saat ini pembangunannya belum juga dimulai, Rabu (12/2) (FOTO: Ginting/Erik / Cepos)

PON 2020 Papua

JAYAPURA – Presiden Republik Indonesia telah mengeluarkan Instruksi Presisen RI (Inpres) tentang pencepatan dukungan penyelanggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional XVI tahun 2020.

Diketahui, dalam Inpres baru PON itu, melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Presiden menginstruksikan untuk mengalokasikan anggaran dan melaksanakan pembangunan baru prasarana dan sarana olahraga istana olahraga, akuatik, hoki, kriket dan lapangan panahan di Kabupaten Jayapura.

Arena sepatu roda dan arena dayung di Kota Jayapura, serta penataan kawasan olahraga di Kampung Harapan dan Doyo baru di Kabupaten Jayapura, serta pembanunan rumah susun di Provinsi Papua yang akan digunakan sementara sebagai wisma atlet selama para atlet melakukan persiapan hingga pelaksanaan PON XX dan Peparnas XVI tahun 2020.

Serta mengalokasikan anggaran dan melaksanakan pembangunan jalan Telaga Ria-Khalkote – Dapur Papua di Kabupaten Jayapura dan meningkatkan jalan Merauke-Kuprik-Tanah Miring untuk mendukung kegiatan olahraga Balap Motor di Kabupaten Merauke dalam pelaksanaan event olahraga empat tahunan tersebut.

Saat ini, untuk venue Akuatik, Istora, Hockey, Kriket masih dalam tahap pembangunan, dan akan selesai tepat pada waktunya. Bahkan untuk Akuatik rampung lebih cepat dua bulan dari yang ditargatkan pada bulan Juli, sementara Istora diperkirakan rampung pada bulan Juni.

Sementara untuk pembangunan venue Arena Sepatu Roda, Arena Dayung dan Panahan baru akan dibangun. Pasalnya tiga venue tersebut baru dituangkan dalam R-Inpres PON tersebut.

“Sementara ini kan masih dalam tahapan penetapan Menteri, tapi kira berharap dalam beberapa bulan kedepan ini bisa tuntas dikerjakan. Sebenarnya biayanya sudah ada, tapi kita menunggu Inpres dulu, karena jangan kita salah melangkah kemudian ada masalah. Nah kita harus menunggu inpres itu dulu keluar baru tiga venue (Sepatu Roda, Dayung dan Panahan) bisa dikerjakan,” ungkap Wakil Mentri PUPR, Jhon Wempi Wetipo, minggu lalu.

Mantan Bupati Jayawija itu juga membeberakan, bahwa tiga venue baru itu akan menghabiskan APBN senilai RP 135 miliar, dan ia optimis akan selesai sesuai target.

“Totalnya Rp 135 miliar untuk tiga venue itu. Yang tambahan yang akan dikerjakan sesuai Inpres baru itu. Pengerjaan Akuatik sudah 80 persen kemudian Istora 75 persen. Nah kita harapkan dengan target waktu yang sudah ada bisa tuntas dikerjakan dan berdasarkan input dari teman-teman di lapangan menyampaikan progres Akuatik lebih cepat dua bulan dari kontrak yang ada,” tandasnya. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Satgas BBM Perkuat Pengawasan BBM Bersubsidi

     Pengawasan dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, termasuk Pertamina dan Dinas Energi dan…

19 minutes ago

TNI-Polri Petakan Daerah Rawan dan Perkuat Pengamanan di Papua

Menyikapi potensi gangguan keamanan jelang hari kemerdekaan. Pengamanan ketat akan diberlakukan secara menyeluruh, mencakup wilayah…

1 hour ago

Danrem Ingatkan Masyarakat Papsel Tidak Terprovokasi di Medsos

Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, mengingatkan masyarakat Papua Selatan agar lebih bijak menyikapi…

2 hours ago

Hadirkan Aplikasi AMAN, Tapi Masih Butuh Sosialisasi ke Guru, Orang Tua Hingga Murid

  Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini  bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…

3 hours ago

SPPG Polres Keerom Raih Dua Prestasi Lomba SPPG Polri 2026

Dalam lomba terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Kepala SPPG…

6 hours ago

Letkol Inf Elson Dwi S Jabat Danyonif 751/VJS, Siap Lanjutkan Program Satuan

Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…

7 hours ago