Categories: OLAHRAGA

Batal ke China, Wushu Papua ke Bekasi

Atlet Wushu Sanda Papua saat mengikuti latihan di Camp Forsa Dok V Kota Jayapura, Rabu (11/3). ( FOTO: Erik / Cepos)

PON 2020 Papua

JAYAPURA – Cabang olahraga Wushu PON Papua awalnya berencana untuk mengirimkan atletnya mengikuti latihan terpusat dan try out ke China, guna memaantapkan persiapan jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 pada bulang Oktober mendatang di Bumi Cenderawasih.

Namun Wushu Papua harus mengubur mimpinya untuk menjajal tim-tim Wushu asal China, akibat wabah virus corona. Dimana diketahui, akibat wabah Covid-19 beberapa cabang olahraga yang disipakan oleh KONI Papua untuk mentas saat PON harus ditunda hingga penanganan virus corona benar-benar bisa teratasi.

Meski gagal ke China, Wushu Papua memiliki rencana kedua dengan memilih Bekasi sebagai pilihan akhir. Apalagi kata pelatih kepala Wushu Sanda Papua, Nycky Ilolu, Bekasi merupakan daerah yang strategis, memiliki sarana prasarana latihan yang cukup memadai dan juga mudah menemukan lawan uji coba.

“Bekasi juga lebih menghemat pembiayaan, dan saya juga ingin fokuskan atlet untuk benar-benar latihan disana (Bekasi) dan sudah dicek oleh KONI mengenai tempat dan fasilitas latihan kita. Di Bekasi juga gampang melakukan uji coba dengan tim-tim yang juga akan tampil saat PON nantinya, seperti Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten,” ungkap Nycky kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Jayapura, Rabu (11/3) siang kemarin.

Kata Nycky, Jabar, DKI Jakarta dan Banten juga memiliki beberapa klub Wushu yang cukup mumpuni untuk menjadi sparing patner. Sehingga dalam pertengahan bulan Maret, 11 atlet Wushu Sanda Papua akan segera berapat ke Bekasi.

“Kita akan fokus ujicoba dan latihan disana, mungkin kita sekitar dau atau tiga bulan, kemudian, setelah kembali langsung ke Merauke untuk menyiapkan diri sekalian beradaptasi dengan venue dan cuaca disana,” ujar Nycky.

“Pada intinya kalau kita di Bekasi kita bisa dapat lawa uji coba yang kualitas dan selevel PON, apalagi kita tau bersama Jabar itu melaui Wushu Sanda selalu meraih satu medali emas, DKI Jakarta juga satu medali emas. Dan uji coba ini sangat penting, untuk melihat persiapan kita selama ini, sehingga kita bisa benahi jika masih ada kekurangan dan bisa meraih prestasi saat PON nantinya,” jelasnya.

Soal target Nycky optimis bisa meraih dua medali emas bagi kontingen Papua. Ia yakin dengan materi atlet yang mereka miliki saat ini mampu meberikan prestasi gemilang pada event olahraga nasional empat tahunan tersebut. “Kami juga mengucapkan terimakasih kepada KONI Papua yang selama ini terus mendukung Wushu Papua selama mengikuti TC, semoga saat PON, Wushu Papua bisa memberikan prestasi yang baik untuk Papua,” tandasnya. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

38 minutes ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

9 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

10 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

12 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

13 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

14 hours ago