

JAYAPURA- Persatuan Cabang Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Papua, hingga saat ini terus fokus dalam menyiapkan atlet dayung menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX, Tahun 2020.
Namun dalam menyiapkan atlet potensial, Cabor Dayung menemui sedikit masalah pada peralatan latihan. Sehingga tidak maksimal dalam menyiapkan atlet potensial.
“Sebenarnya peralatan sudah kita ajukan, contohnya nomor slalom, kita punya atletnya, kita tidak punya peralatannya. Padahal kita akan jadi tuan rumah,” ungkap Ketua Harian Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Pengprov PODSI) Papua, Ganda P. Siregar kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Kantor KONI Papua, Rabu (8/5) kemarin.
Diketahui, cabang olahraga Dayung merupakan Cabor unggulan Papua. Selain cabor yang sering menyumbangkan medali emas bagi Papua, Dayung juga merupakan cabang olahraga yang mempertandingan banyak nomor dengan 42 nomor.
Sehingga Ganda berharap, KONI Papua bisa memberikan perhatian lebih kepada cabang olahraga Dayung dalam penyiapan peralatan pertandingan.
“Untuk TC terpusat, kami dayung tidak muluk-muluk minta untuk keluar negeri atau tidak, karena harapan kami hanya peralatan itu yang kita perlukan,” ujarnya.
Ganda juga menerangkan, hingga saat ini ada 60 atlet yang sedang dipersiapakan dalam latihan baik dari dari segala nomor yang akan dipertandingkan di PON.
“Mereka akan disiapkan untuk 42 nomor pertandingan, jadi ada 42 medali yang akan di perebutkan. Dan untuk dayung sendiri di PON nanti kita belum bisa kita bicara target medali, karena sebagian atlet kita merupakan atlet baru, tapi kalau soal peluang pasti ada,” jelasnya.
Meski masih terkendala dalam peralatan latihan, Ganda menjelaskan bahwa mereka tetap fokus dalam menyiapkan atlet. Bahkan ia menilai jika atletnya sudah masuk dalam TC terpusat.(eri/tho)
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…