Categories: OLAHRAGA

Edu Masih Lowong, Siap Merantau!

JAYAPURA – Juru taktik Eduard Ivakdalam hingga saat ini masih lowong. Pelatih berlisensi A Pro itu masih sibuk mengurusi Sekolah Sepakbola (SSB) miliknya Putra Pasifik sambil menunggu tawaran baru.

Edu sapaan akrabnya terakhir menukangi Persewar Waropen pada Liga 2 2024/2025 lalu. Sayang, persiapan yang minim dan tanpa gaji satu musim memaksa Persewar terdegradasi ke Liga 3.

Legenda hidup Persipura itu bisa saja meninggalkan Persewar pada putaran pertama dan menerima tawaran dari sesama kontestan Liga 2. Namun bagi Edu, Persewar bukan sekadar klub bola, tapi sebuah tanggungjawab jawab moral baginya.

Edu tahu bahwa sulit untuk mempertahankan Persewar di Liga 2 dengan kondisi tim yang terbilang kehilangan induk. Beberapa pemain kunci mereka memilih angkat kaki pada putaran pertama. Ia terpaksa pasang badan untuk tetap setia bersama Persewar.

“Belum ada tim juga yang berkomunikasi dengan saya, sementara saya aktif melatih tim Putra Pasifik sambil menunggu kalau memang saya tidak bisa mendapat di Liga 2 ya kita lihat yang ada di bawah,” ungkap Edu kepada Cenderawasih Pos, Senin (7/7).

Pelatih yang sudah mengantarkan medali emas untuk tim sepakbola PON Papua itu mengaku siap merantau bila mendapatkan pinangan dari tim luar Papua. Pasalnya, Edu dikenal sosok yang tidak pernah meninggalkan Tanah Papua selama kariernya sebagai pemain dan pelatih.

“Saya kira ini akan menjadi pertimbangan saya sendiri, dan kalo ada yang butuh saya punya tenaga, saya pikir tidak ada masalah mau kerja di mana saja yang penting mau kerja dengan baik dan jujur. Itu tujuan saya untuk melatih,” pungkasnya. (eri/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

3 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

11 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

12 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

14 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

15 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

16 hours ago