Categories: OLAHRAGA

Empat Pemain Papua Perkuat Timnas Putri Kualifikasi Olimpiade

JAYAPURA–Sebanyak 22 pemain Timnas Putri Indonesia yang dipanggil oleh sang juru taktik Rudy Eka untuk babak pertama Kualifikasi Olimpiade Paris 2024 sudah dirilis.
Dalam daftar tersebut, ada empat pemain asal Papua yang ikut memperkuat Garuda Pertiwi, julukan Timnas Putri Indonesia. Yakni, Krisda Marharith Arobaya, Remini Chere Rumbewas, Feny Binsbarek dan Liza Armanita Madjar.

Para pemain Papua ini merupakan penggawa yang pernah membawa tim sepak bola Papua meraih medali emas pada penyelenggaraan PON XX 2021 lalu. Terkecuali Krisda Arobaya merupakan pemain yang membela Kalimantan Tengah.

Sebelumnya, Rudy Eka telah memanggil 26 pemain untuk mengikuti seleksi dan TC (pemusatan latihan) di Jakarta. Tetapi, Rudy telah mencoret empat pemain sehingga hanya memanggil 22 pemain untuk berangkat ke Lebanon.

Sebagai informasi, Timnas Putri Indonesia masuk di Grup F babak pertama Kualifikasi Olimpiade Paris 2024 yang akan digelar di Lebanon. Timnas Putri Indonesia tergabung di grup yang sama dengan Lebanon dan Taiwan. Remini Chere Rumbewas telah bertolak ke Lebanon pada hari Rabu (5/4) pagi kemarin.

Rudy mengaku telah melakukan sejumlah penilaian sebelum menentukan 22 pemain yang akan dibawanya ke Lebanon. Rudy turut menilai kalau pemain-pemain yang dibawanya ini telah siap tempur di babak pertama Kualifikasi Olimpiade Paris 2024.

“Ada 22 pemain yang akan kami bawa untuk memperkuat skuad timnas pada laga nanti. Kami lakukan penilaian terhadap adaptasi dan kesiapan mereka selama melakukan TC sehingga mereka siap dalam menghadapi laga nanti,” ungkap Rudy, dikutip dari laman resmi PSSI, Rabu (5/4).

“Dua laga di fase grup sangat menentukan langkah kami di babak selanjutnya, jadi kami harus tampil maksimal dengan skuat yang maksimal juga,” sambungnya.

Diharapkan Timnas Putri Indonesia bisa melaju dengan status juara grup di babak pertama kualifikasi demi melaju ke babak kedua kualifikasi. Yang mana, lima tim ranking FIFA tertinggi zona Asia yakni Korea Selatan, Korea Utara, Jepang, Australia, dan China sudah menunggu di babak kedua.

Legenda hidup sepak bola putri Papua, Stien Mebri mengaku tidak begitu heran jika ada empat pemain asal Papua di skuad Garuda Pertiwi. Sebab menurutnya, di tahun 1997, pesepak bola putri Papua pernah menghiasi Timnas Putri hingga 9 pemain.

Dia berharap, empat pemain asal Papua yang dipanggil Timnas Putri bisa diberikan kesempatan lebih banyak lagi. Menurutnya, Timnas Putri akan merugi bila coach Rudy Eka tidak memberikan waktu bermain lebih banyak.

“Mereka ini pemain-pemain hebat, saya berharap mereka bisa menjadi pemain inti. Jangan menjadi pemain cadangan. Mereka bisa memberikan warna berbeda dalam permainan jika mereka diturunkan bersamaan,” ujar Mebri.

Dia juga berharap, empat pemain asal Papua itu bisa memberikan kontribusi yang besar bagi Garuda Pertiwi. “Saya sangat senang melihat mereka bisa memperkuat Timnas Putri. Papua memang banyak potensi, dan semoga mereka bisa memberikan hasil yang baik,” pungkasnya. (eri/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: TIMNAS

Recent Posts

Sinyal Revisi Aturan Dana Otsus Menguat di Forum Papua

Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…

6 hours ago

Massa Kedua Kelompok Terus berdatangan ke Wamena

Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…

7 hours ago

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Kerusuhan di Stadion LE

Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…

8 hours ago

Tuntut Keadilan, IPMADO Beberkan Sejumlah Pelanggaran di Dogiyai

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…

10 hours ago

Pengunjung Beralih ke Kafe Pantai Holtekamp, Pemkot Cari Solusi Untuk Benahi

Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…

11 hours ago

Pasca Penembakan, Enam Kapal Logistik Dikawal Ketat

Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…

21 hours ago