

JAYAPURA- Persipura U-20 gagal menutup babak penyisihan grup dengan sempurna, yakni 9 pertandingan tanpa tersentuh kekalahan, namun akhirnya kalah dari tuan rumah Bali United U-20 dengan skor 2-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali, Senin (2/9).
Meski mengalami kekalahan, namun tidak merubah posisi Persipura U-20 di puncak klasemen pool C dengan 21 poin, dan memastikan satu tiket babak delapan besar Elite Pro Academy Liga 1 U-20 Tahun 2019. Sebaliknya, dengan kemenangan ini tidak menyelamatkan Bali United lolos ke babak delapan besar. Bali United finish pada peringkat ketiga klasemen dengan poin 16.
Pelatih kepala Persipura U-20, Toni Ho menjelaskan, setelah memastikan meraih tiket babak delapan besar di laga sebelumnya menjadi faktor para pemainnya tampil di bawah performa terbaik. Meski begitu, Toni tetap melayangkan pujian kepada para pemainnya yang tampil maksimal.
“Pertama saya mengucap terimakasih kepada pemain yang sudah mencoba bermain maksimal, tapi saya paham banyak pemain bermain di bawah performa terbaik mereka,”ungkap Toni Ho kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Selasa (3/9) kemarin.
Selain itu, Toni Ho juga menilai kepemimpinan wasit dalam menjalankan tugasnya tidak fair. Ada beberapa keputusan yang menurut Toni Ho merugikan timnya dan justru sebaliknya beberapa keputusan menguntungkan tuan rumah.
“Saya harus jujur, pemain bermain dengan emosi karena sikap wasit yang tidak adil, sekarang saya makin paham, wasit juga bisa manjadi alat provokasi dalam lapangan, saya paham pemain muda cepat emosi dan sulit mengontrol diri,” ujarnya.
Mantan asisten pelatih tim senior Persipura Jayapura itu juga berharap, pemainnya bisa lebih konsentrasi untuk laga berikutnya. “Kalau mau maksimal kedepan, pemain harus fokus, disiplin dan lebih cerdik lagi. Kami akan benahi itu dalam waktu dekat ini,” ucapnya. (eri/tho)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…