

JAYAPURA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua menegaskan akan mengikuti seluruh nomor Cabang Olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 di Tanah Papua.
Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya mengakui bahwa KONI tak memiliki semua atlet di semua nomor dari 37 Cabor yang akan dipertandingkan pada event nasional empat tahunan itu.
Meski begitu, KONI Papua tidak akan melewatkan atau tak menurunkan atletnya pada nomor-nomor yang dinilai tak memiliki atlet. Dikatakan, KONI Papua akan tetap berupaya untuk mengisi seluruh nomor yang akan dipertandingkan.
Oleh karena itu, KONI Papua saat ini sedang melakukan akselerasi dengan merekrut beberapa atlet serta pelatih untuk mengisi nomor-nomor yang kosong tersebut.
Dijelaskan, atlet yang mereka datangkan bukan lagi atlet amatir, namun atlet yang benar-benar bisa menyumbangkan medali emas bagi kontingen Papua.
“Sudah sebagian pelatih kita kontrak seperti Cabor permainan, akurasi, begitu juga dengan atletnya, kita lakukan akselerasi untuk mengisi nomor-nomor yang kita tidak punya,” ungkap Kenius kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (2/10) siang kemarin.
Dikatakan, mereka mengontrak pelatih berpakaten dengan atletnya. Pasalnya dengan waktu yang terbilang sangat mepet, sehingga harus benar-benar merekrut pelatih dan atlet yang benar-benar menjanjikan medali emas.
“Aad nomor yang kita kontrak paketan pelatih dan atletnya, karena ini atlet sudah jadi dan tentu sudah memiliki pelatih sendiri jadi harus paketan. Dan kita berharap mereka bisa memberikan prestasi bagi Papua nantinya,” tandasnya. (eri/tho)
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…