Categories: OLAHRAGA

PFA Generasi Terbaik Sepakbola Papua

JAYAPURA – Pemain senior Persipura Jayapura, Ricardo Salampessy mengaku pembinaan usia dini yang dilakukan oleh PT. Freeport Indonesia melalui Papua Football Academy (PFA) akan menjadi sebuah ‘pabrik’ pemain potensial Papua di masa mendatang.

Sebab menurut Ricardo, pemain yang dibina lewat PFA merupakan pemain pilihan dari tanah Papua. Sehingga mereka yang bergabung dalam PFA nantinya merupakan calon pesepak bola handal Papua.

Apalagi, pemain yang masuk dalam PFA akan dilatih oleh jajaran pelatih yang sudah mengantongi lisensi standar A AFC. Selain itu, pemain juga mendapatkan program latihan dengan fasilitas yang sangat memadai. Bahkan, PFA digadang-gadang sebagai pusat pelatihan sepak bola terbaik yang ada di tanah air.

“PFA projek yang luar biasa bagus, kalau semua berjalan dengan baik dan berkelanjutan, ini akan menjadi generasi terbaik pesepakbola Papua di masa yang akan datang,” ungkap Rucardo Salampessy kepada Cenderawasih Pos, Jumat (30/6).

Ricardo juga merupakan salah satu pelatih yang terlibat atas penjaringan pemain untuk angakatan kedua di Kota Jayapura. Dia berharap, PFA terus melakukan penjaringan di seluruh tanah papua setiap tahun.

Eks bintang sepakbola PON 2004 itu juga menilai bahwa calon-calon pemain yang mengikuti seleksi pada angkatan kedua memiliki peningkatan dari angkatan sebelumnya.

“Saya melihat adanya peningkatan kualitas dan juga postur dari para finalis angkatan kedua dan sangat berbakat sekali dari setiap posisi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, untuk angkatan kedua, tim seleksi PFA melakukan penjaringan di 7 kabupaten/kota. Dalam waktu dekat, 30 pemain sebagai penghuni baru untuk angkatan kedua akan diumumkan dalam waktu dekat. (eri/nat)
newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: SEPAKBOLA

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

5 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

13 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

14 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

16 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

17 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

18 hours ago