Categories: OLAHRAGA

31 KONI Telah Mendaftar

Jery Yudianto. ( FOTO: Erik / Cepos)

PON 2020 Papua

JAYAPURA – Hingga hari kesembilan sejak dibuka pendaftaran 20 Februari lalu, sebanyak 31 KONI  Provinsi sudah mendaftar sebagai kontingen pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Tanah Papua. Tentu kabar tersebut merupakan hal yang positif jelang PON XX. Tiga provinsi yang belum mendaftar adalah Provinsi Bali, Jambi dan Kepulauan Riau.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jery Yudianto mengatakan saat ini, 31 provinsi yang mendaftarkan setidaknya jumlah atlet telah berjumlah ribuan. Adapun tiga Provinsi yang belum mendaftarkan diri adalah KONI Bali, Jambri dan Kepri.

“Sesuai jumlah kuota atlet PON XX Papua itu ada enam ribu lebih, dan pendaftaran cabor dan nomor pertandingan ini masih long list (daftar panjang), artinya masing-masing provinsi bisa saja daftarkan atlet sebanyak-banyaknya, tetapi yang menentukan atlet mengikuti PON adalah tim Keabsahan PON XX Papua,” ungkap Jery Yudianto kepada Cenderawasih Pos via telepon selulernya, Sabtu (29/2).

Pada tahap awal, Pengurus Besar (PB) PON baru membuka proses pendaftaran untuk entry by number atau nomor pertandingan. 

Pada tahapan ini, KONI Papua juga sudah mulai melakukan input data kepastian cabang olahraga (cabor) yang akan diikuti.

“Kita pantau setiap hari, KONI di masing-masing provinsi terus mendaftarkan atletnya, kami juga sudah memberikan TD cabang olahraga Username dan Password untuk ikut memantau pendaftaran peserta,” ujarnya.

Jery menjelaskan, TD cabor wajib mengetahui jumlah peserta, sebab, jika dalam satu nomor pertandingan hanya empat provinsi yang mengikutsertakan pesertanya, tentu nomor pertandingan tersebut tidak bisa diperlombakan.

“Satu nomor pertandingan minimal diikutkan lima provinsi, kita juga tidak ingin atlet sudah datang ke Papua tapi tidak bertanding, makanya kita minta TD sama-sama mengecek pendaftaran atlet,” jelasnya.

Jery menambahkan, Username dan Password yang diberikan berdasarkan cabor. Dimana, TD hanya bisa melihat pendaftaran atlet berdasarkan cabor. Kata Jery, pihaknya optimistis proses pendaftaran akan rampung sebelum waktu yang ditentukan, mengingat waktu pendaftaran masih panjang.

Dalam ketentuan pertandingan multi event berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pekan dan Kejuaraan Olahraga, proses pendaftaran multi event PON dilakukan sebanyak tiga tahap. Tahap pertama pendaftaran dibuka pada 20 Februari sampai 19 April 2020. Kemudian tahap kedua dibuka pada 20 April sampai 19 Juni 2020. 

Sementara ketiga, keabsahan atlet dan ofisial akan ditentukan dalam Delegation Registration Meeting (DRM) yang dijadwalkan pada pertengahan Agustus 2020. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

1 day ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

1 day ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

1 day ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

1 day ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

1 day ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

1 day ago