

Ilustrasi wanita mengalami depresi./Sumber foto: Freepik
DITENGAH hiruk pikuk kehidupan, seringkali kita terlalu sibuk hingga lupa memperhatikan kesehatan mental.
Kita mengabaikan tanda-tanda kesedihan atau kecemasan hanya karena terlalu sibuk melakukan hal lain atau berpikir fase tersebut akan segera berlalu.
Namun terkadang, perasaan ini bertahan lebih lama dari yang diperkirakan dan pikiran Anda berakhir seperti awan gelap besar menyelimuti Anda membuat segalanya tampak suram.
Mengabaikan kesehatan mental tidak boleh terjadi lantaran bisa menimbulkan konsekuensi parah.
Salah satu masalah kesehatan mental yang paling umum adalah depresi. Anda harus mewaspadainya jika merasa telah mengalami tanda-tanda depresi.
Perlu diketahui, depresi merupakan kondisi kesehatan mental yang umum. Gejala intinya suasana hati buruk atau sedih, perasaan lelah (tanpa penyakit fisik yang jelas) dan ketidakmampuan untuk menikmati aktivitas yang sebelumnya menyenangkan.
Menurut World Health Organisation (WHO), penyakit ini menyerang 5 hingga 10 persen orang dewasa dan lebih sering terjadi pada wanita.
Meski begitu, hal ini dapat terjadi pada siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin, atau latar belakang. Selain itu, depresi bukanlah sesuatu yang bisa Anda hilangkan begitu saja.
Page: 1 2
Carles merasa yakin meskipun anaknya tergolong nakal di sekolah itu, namun besar harapan anaknya bisa…
Lihat saja SPPG baru berjalan setahun terakhir sementara saat ini ada ribuan guru honorer yang…
Frederik menjelaskan, secara fisik pembangunan NICU–PICU telah selesai 100 persen. Namun demikian, fasilitas tersebut belum…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey menjelaskan, anggaran Rp104 miliar tersebut bersumber dari dana Otonomi…
Persipura kini berada di peringkat tiga dengan koleksi 34 poin. Mereka terpaut satu poin dari…
Korban diketahui bernama Andi Kawer, seorang mahasiswa di Kota Jayapura. Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persipura…