

Ilustrasi sel kanker. (iSstockphoto)
JAKARTA – Kanker adalah kondisi medis yang diakibatkan oleh perkembangan sel-sel yang abnormal di dalam tubuh. Penyakit kanker menjadi salah satu penyebab utama angka kematian di seluruh dunia yang dapat menyerang siapa saja tanpa melihat usia. Penyakit kanker sendiri dipicu oleh beragam faktor, yang mencakup aspek genetika atau keturunan, pola perilaku hidup, hingga jenis asupan nutrisi yang dikonsumsi setiap hari.
Berbagai penelitian ilmiah menunjukkan bahwa konsumsi jenis makanan tertentu memiliki kaitan erat dengan peningkatan risiko kanker akibat adanya kandungan senyawa bernama akrilamida.
Merujuk pada pemaparan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), akrilamida didefinisikan sebagai senyawa kimia yang terbentuk secara organik pada bahan pangan ketika melalui proses pengolahan dengan temperatur tinggi, seperti pada metode pemanggangan atau penggorengan.
Akrilamida umumnya muncul pada produk pangan nabati yang memiliki kadar pati tinggi, terutama bila diproses pada suhu yang melebihi 180°C. Walaupun investigasi ilmiah masih terus berjalan, akrilamida telah dikategorikan sebagai karsinogen potensial bagi manusia. Maka dari itu banyak otoritas kesehatan dunia merekomendasikan masyarakat untuk membatasi konsumsinya.
Pengawasan dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, termasuk Pertamina dan Dinas Energi dan…
Menyikapi potensi gangguan keamanan jelang hari kemerdekaan. Pengamanan ketat akan diberlakukan secara menyeluruh, mencakup wilayah…
Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, mengingatkan masyarakat Papua Selatan agar lebih bijak menyikapi…
Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…
Dalam lomba terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Kepala SPPG…
Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…