

Ilustrasi sel kanker. (iSstockphoto)
JAKARTA – Kanker adalah kondisi medis yang diakibatkan oleh perkembangan sel-sel yang abnormal di dalam tubuh. Penyakit kanker menjadi salah satu penyebab utama angka kematian di seluruh dunia yang dapat menyerang siapa saja tanpa melihat usia. Penyakit kanker sendiri dipicu oleh beragam faktor, yang mencakup aspek genetika atau keturunan, pola perilaku hidup, hingga jenis asupan nutrisi yang dikonsumsi setiap hari.
Berbagai penelitian ilmiah menunjukkan bahwa konsumsi jenis makanan tertentu memiliki kaitan erat dengan peningkatan risiko kanker akibat adanya kandungan senyawa bernama akrilamida.
Merujuk pada pemaparan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), akrilamida didefinisikan sebagai senyawa kimia yang terbentuk secara organik pada bahan pangan ketika melalui proses pengolahan dengan temperatur tinggi, seperti pada metode pemanggangan atau penggorengan.
Akrilamida umumnya muncul pada produk pangan nabati yang memiliki kadar pati tinggi, terutama bila diproses pada suhu yang melebihi 180°C. Walaupun investigasi ilmiah masih terus berjalan, akrilamida telah dikategorikan sebagai karsinogen potensial bagi manusia. Maka dari itu banyak otoritas kesehatan dunia merekomendasikan masyarakat untuk membatasi konsumsinya.
Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…
Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…
Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika. Narasi di…
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penegakan Peraturan…