Categories: KESEHATAN

Gampang Sariawan? Ketahui Penyebab, Cara Mengatasi, dan Tips Berpuasanya

Cara Mengatasi Sariawan saat Puasa

Melansir Siloam Hospitals, terdapat beberapa cara untuk mengatasi sariawan saat puasa:

1. Berkumur menggunakan air garam atau minyak kelapa

Air garam memiliki sifat antiseptik yang mempercepat penyembuhan sariawan. Untuk membuat larutan, campur 1 sendok teh garam dapur ke dalam ½ gelas air hangat, kemudian berkumurlah selama 15–30 detik setelah sahur dan berbuka.

Minyak kelapa dapat meredakan rasa perih akibat sariawan di mulut. Coba berkumur dengan 1 sendok makan minyak kelapa murni tiga kali sehari. Anda juga bisa mengoleskan sedikit minyak kelapa ke luka sariawan 3–4 kali sehari.

2. Berkumur menggunakan teh kamomil

Teh kamomil mengandung asam tanin yang dapat mengurangi nyeri akibat sariawan. Rendam teh kamomil hingga berwarna kuning pekat, kemudian berkumur 3–4 kali sehari, termasuk saat sahur, setelah berbuka, dan sebelum tidur.

3. Gunakan gel lidah buaya

Gel lidah buaya tidak hanya bermanfaat untuk meredakan jerawat meradang, tetapi juga dapat membantu mengobati sariawan saat berpuasa, yaitu meredakan iritasi, mengurangi rasa nyeri, dan peradangan.

4. Gunakan cuka apel

Cuka apel mengandung asam asetat yang membunuh bakteri berbahaya dan menjaga keseimbangan mikroflora mulut. Caranya mudah, cukup larutkan 1 sendok makan cuka apel dalam segelas air, kemudian berkumur dengan itu.

5. Oleskan madu saat berbuka puasa

Madu mengandung senyawa antiradang dan antibakteri yang membantu meredakan nyeri dan mempercepat penyembuhan sariawan. Gunakan dengan cara mengoleskan madu pada area sariawan setelah berbuka puasa.

6. Hindari konsumsi makanan tertentu

Disarankan untuk menghindari makanan pedas, asam, asin, dan bertekstur kasar, juga hindari minuman panas agar tidak megiritasi mulut yang membuat sariawan lebih perih.

7. Penuhi asupan vitamin C dan B12 saat sahur dan berbuka puasa

Kedua jenis vitamin tersebut telah terbukti mempercepat penyembuhan sariawan. Untuk vitamin C, makanan seperti kiwi, jeruk, jambu biji, stroberi, brokoli, dan sebagainya, sedangkan untuk vitamin B12, meliputi hati sapi, kerang, susu, telur, daging dada ayam, dan lainnya.

8. Berkumur pakai mouthwash

Mouthwash yang direkomendasikan untuk sariawan harus mengandung antiseptik, povidone iodine, serta bahan lain yang bisa membasmi bakteri, virus, atau jamur, serta melindungi luka sariawan dengan melapisi permukaan mulut.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: RAMADANPuasa

Recent Posts

Mulai 28 Maret, Medsos Dibatasi untuk AnakMulai 28 Maret, Medsos Dibatasi untuk Anak

Mulai 28 Maret, Medsos Dibatasi untuk Anak

Kebijakan tersebut tertuang dalam Permenkomdigi Nomor 2 Tahun 2026 yang merupakan petunjuk teknis pelaksanaan dari…

9 hours ago

Presiden Prabowo Targetkan Cadangan BBM Indonesia Cukup 3 Bulan

Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ketahanan energi Indonesia hanya bergantung pada cadangan jangka…

10 hours ago

TNI Pastikan Siaga 1 Pasca Perang Iran vs Israel dan AS Meletus

Menurut Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) itu, status siaga 1 TNI yang…

11 hours ago

Bupati Gusbager Instruksikan Pencairan THR dan TPP Pekan Ini

Terkait dengan THR, Pemerintah Kabupaten Keerom telah menyiapkan dana yang cukup besar, yakni mencapai Rp18…

12 hours ago

Bupati Piter Gusbager Launching Safari Ramadhan dan Alokasikan 2 Miliar

Sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah, Bupati mengumumkan total anggaran sebesar Rp 2 miliar yang dialokasikan…

13 hours ago

Menjejak di Debi, Tahun 1900 an Ondoafi Ikut Menerima Injil

Pulau kecil ini menjadi saksi awal masuknya Injil di wilayah Tabi—yang meliputi Jayapura, Sarmi, dan…

14 hours ago