

KENTUT atau dalam istilah medis disebut flatus, merupakan hal yang sepenuhnya alami. Namun, bagaimana jika seseorang kentut terlalu sering. Bahkan sampai 20 kali hanya dalam lima menit? Apakah hal tersebut masih tergolong normal? Menurut dr. Beny Rayen Suhendra, dokter umum Puskesmas Suko, Maron, kentut yang berlebihan bisa jadi hal yang wajar. Namun juga dapat menandakan adanya gangguan pada sistem pencernaan tergantung pada penyebab dan gejalanya yang menyertai.
“Kentut itu adalah gas dari dalam pencernaan kita. Gas ini berasal dari hasil pengolahan makanan dalam usus, yang dipecah oleh bakteri baik di saluran cerna. Nah, sisanya menghasilkan gas, dan gas itulah yang akhirnya keluar sebagai kentut,” jelas dr. Beny Rayen.
Menurutnya, setiap orang sebenarnya memiliki frekuensi kentut yang berbeda-beda. Secara umum, seseorang dapat mengeluarkan gas sebanyak 10 hingga 20 kali per hari, dan hal itu masih tergolong normal.
Namun, bila frekuensinya terlalu sering dalam waktu singkat atau disertai keluhan lain, maka perlu diwaspadai adanya gangguan pencernaan tertentu.
“Kalau seseorang sering kentut, ada dua kemungkinan besar penyebabnya. Pertama, karena adanya kelemahan pada otot penahan gas di anus. Kedua, karena faktor makanan beberapa jenis makanan memang bisa memicu produksi gas berlebih di usus,” ujar dr. Beny.
Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…
Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…
Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…
Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…
Dalam laporan tersebut, kekayaan Suyudi terdiri atas sejumlah aset tidak bergerak dan bergerak. Untuk tanah…
”Kapolri baru, harapan baru untuk membenahi institusi Polri,” ujar Abdul Rachman Thaha yang akrab disapa…