Categories: KESEHATAN

Malas Makan Ketika Sahur? Ini Tips Menanganinya Biar Tubuh Kuat Sehari Penuh

TANTANGAN terberat ketika makan di tengah malam, seperti sahur adalah rasa malas. Jangankan untuk makan, terkadang bangun saja kita sudah merasa malas, apalagi mengunyah makanan ketika sahur.

Pasalnya, jam-jam malam seperti di waktu sahur tersebut, kita tidak terbiasa untuk makan, kecuali hanya ketika puasa saja. Kita terbiasa makan pada pagi hari, siang, sore maupun awal malam. Sangat jarang untuk makan di waktu tengah atau seperempat malam layaknya sahur.

Dominikus Raditya Atmaka, Pakar Gizi Universitas Airlangga memberikan saran ketika malas makan di waktu Sahur.

Konsumsi makanan yang disukai

Salah satu pemicu selera agar terdorong untuk mau makan ketika sahur adalah dengan mengkonsumsi makanan yang memang disukai.

Melalui makanan yang disukai tersebut, setidaknya dapa mengurangi rasa malas dan menggugah selera kita untuk makan.

“Kita sarankan untuk memasak makanan yang memang kia senengin, memang kita suka makan,” ungkap dosen Gizi tersebut yang dilansir adri YouTube Universitas Airlangga.

Namun, perlu dipahami juga untuk memperhatikan nutrisi dari makanan yang disukai untuk menjaga kesehatan selama berpuasa.

Tidur lebih awal

Dikutip dari halodoc.com, bahwa alasan orang malas makan ketika sahur adalah rasa ngantuk yang begitu hebat.

Jangankan untuk makan, apapun yang dilakukan dalam kondisi kantuk itu tidak akan berjalan dengan maksimal.

Belum lagi selama bulan Ramadhan acap kali kita tidur lebih akhir dibandingkan di hari biasanya yang berpotensi menambah kantuk.

Oleh karenanya, agar makan ketika sahur tidak malas, usahakan untuk tidur lebih awal dari pada biasanya, sehingga ketika bangun sahur badan lebih segar.

Jika kesulitan tidur, bisa lakukan olahraga ringan seperti yoga dan peregangan yang mudah dilakukan.

Tidur yang kualitas bisa didapatkan melalui olahraga ringan semacam ini. Sehingga ketika bangun kita akan lebih segar.

Jangan sampai kekurangan cairan

Normalnya manusia sangat dianjurkan untuk meminum 8 gelas air dalam sehari, baik itu selama puasa maupun tidak.

Ketika kita kekurangan cairan dalam tubuh kita, walhasil akan membuat kita lemas, bahkan merasa males, apalagi ketika berpuasa.

Oleh karenanya, dianjurkan untuk meminum minimal 8 gelas air putih dalam sehari, khususnya ketika di bulan puasa.

Adapun pengaturan meminumnya dapat menggunakan kombinasi 2-4-2 yakni 2 gelas ketika berbuka, 4 gelas ketika malam atau sebelum tidur, dan 2 gelas ketika sahur.

Model lain bisa 3-2-3, yakni 3 gelas ketika berbuka, 2 gelas ketika malam, dan 3 gelas ketika sahur.

Hindari makanan berat

Ketika sahur alangkah baiknya untuk menghindari makanan bert seperti mengandung karbohidrat tinggi, berbumbu tajam, bersantan.

Pasalnya, makanan demikian tidak hanya mengurangi selera makan, tapi juga dapat mengganggu pencernaan selama berpuasa. ***

SUMBER: JAWAPOS

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: RAMADANPuasa

Recent Posts

Gencarkan Pemetaan JABI, Masyarakat Diminta Tidak Lepasliarkan Ikan Asing

Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…

21 hours ago

Tiga Penyakit Mematikan Ancam Warga Papua

Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…

1 day ago

Ratusan Bangunan dan Kendaraan Terbakar

   Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…

1 day ago

17 Tersangka Diproses, 2 Lainnya Diselesaikan Lewat RJ

Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…

1 day ago

TNI Bantah Terlibat Ledakan di Halaman Gereja

Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…

1 day ago

Bupati Intan Jaya Minta TNI/Polri dan TPNPB Tidak Korbankan Warga Sipil

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…

1 day ago