Categories: KESEHATAN

Studi Terbaru: Konsumsi Keju Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Teori mutlak di masa lalu dipertanyakan keabsahannya lewat riset mutakhir. Kanker adalah penyakit multifaktorial yang sangat rumit. Pernyataan ini diperkuat oleh Dr. Walter C. Willett dari Universitas Harvard. Ia bilang, bukti makanan berlemak buruk dan buah sayur protektif terhadap kanker sangat sedikit. Diet harian tidak bisa dituduh sebagai faktor tunggal penyakit kanker. Hal ini penting jadi catatan dalam membangun pola hidup sehat. Menurut Dr. Walter C. Willett, kecuali kekurangan gizi serius, pengaruh makanan tertentu terhadap kanker sangat lemah. Bahaya dari satu jenis makanan kecil sering terabaikan oleh faktor lain.

Hipotesis lama soal makanan berlemak penyebab kanker kini runtuh. Sama halnya gagasan konsumsi serat berlebihan atau daging merah penyebab kanker usus besar, masih ambigu. Jika hamburger dan daging olahan karsinogenik, efeknya pada tubuh tergolong ringan. “Diet dan kanker ternyata lebih kompleks dan menantang daripada yang kita duga,” tambahnya. Tubuh memiliki proteksi berlapis dalam jalur metabolisme. Kanker bisa menyerang siapa saja tanpa memandang latar belakang.

Orang dengan pola hidup sehat atau vegetarian tetap punya risiko kanker. Penyakit ini tak pilih korban berdasarkan makanan di piring.Dengar kata kanker memang menakutkan, tapi pengobatan modern sudah maju pesat. Langkah terbaik adalah makan dengan sadar, rutin olahraga, dan periksa kesehatan. (*/JawaPos.com)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Teddy: Diplomasi Presiden Prabowo Hadirkan Investasi Ribuan TriliunTeddy: Diplomasi Presiden Prabowo Hadirkan Investasi Ribuan Triliun

Teddy: Diplomasi Presiden Prabowo Hadirkan Investasi Ribuan Triliun

“Pandangan yang menyebut kunjungan luar negeri Presiden hanya sebatas pencitraan atau seremoni tidak tepat. Yang…

16 hours ago

Kemenkes Ingatkan Penularan Campak Lebih Cepat dari Covid

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyayangkan viralnya pengakuan seorang penonton konser F4 di Jakarta yang mengaku sempat…

17 hours ago

Wamendagri Jadikan Otsus Tolok Ukur Kinerja Kepala Daerah

Ia menegaskan, salah satu indikator yang akan menjadi perhatian pemerintah pusat adalah kemampuan pemerintah daerah…

18 hours ago

Gubernur: MBG Wajib Serap Produk Lokal Papua!

Menurut Fakhiri, seluruh kebutuhan dapur MBG ke depan harus dipasok dari hasil pertanian, perikanan, dan…

19 hours ago

Pertanian Jadi Motor Baru Ekonomi Papua

Menurut Andry, pertumbuhan ekonomi Papua saat ini menunjukkan penguatan aktivitas domestik yang semakin baik. Dari…

20 hours ago

Tidak Hanya Retribusi, Pedagang Minta Perhatikan Penataan Area Parkir

Penarikan retribusi parkir di kawasan Pasar Otonom Youtefa yang dilakukan hingga malam, bahkan dini hari…

21 hours ago