Bupati Kotim Halikinnor juga merasa kaget dengan bencana gempa yang mengguncang Kotim. “Ini pertama kalinya Kotim mengalami gempa. Seumur-umur Kotim belum pernah mengalami gempa,” ucapnya.
Menurutnya, sampai saat ini Kotim belum perlu memikirkan struktur bangunan anti gempa, sebab bencana itu baru terjadi dan memiliki dampak yang kecil.
Akan tetapi, apabila nantinya berpeluang menjadi kejadian besar, maka akan dipertimbangkan kembali agar struktur bangunan dibuat memenuhi standarisasi keamanan dari bencana gempa.
“Selama ini kita memanag tidak mempertimbanagkan struktur gempa. Paling ada angin ribut, puting beliung, petir. Mudah-mudahan saja ini hanya gejala alam yang tidak terjadi lagi gempa susulan yang membuat khawatir masyarakat,” tambahnya. (*)
SUmber: Jawapos
"Kita ke sini sesuai dengan perintah Pak Wali Kota untuk menata dan menertibkan Pasar…
Suara nyaring datang dari kalangan pedagang asli Papua yang telah bertahun-tahun menggantungkan hidup di…
Temuan senjata tajam ini terungkap saat petugas menggelar pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan penumpang yang…
Peluncuran buku tersebut dihadiri mahasiswa, akademisi serta Direktur Aliansi Demokrasi untuk Papua (ALDP) Latifah Anum…
Menyikapi laporan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke meminta Dinas Kesehatan segera melakukan pengecekan untuk mengetahui…
"Air bersih kita ada dari sumur bor, bantuan Balai Wilayah Sungai (BWS), serta pasokan…