Bupati Kotim Halikinnor juga merasa kaget dengan bencana gempa yang mengguncang Kotim. “Ini pertama kalinya Kotim mengalami gempa. Seumur-umur Kotim belum pernah mengalami gempa,” ucapnya.
Menurutnya, sampai saat ini Kotim belum perlu memikirkan struktur bangunan anti gempa, sebab bencana itu baru terjadi dan memiliki dampak yang kecil.
Akan tetapi, apabila nantinya berpeluang menjadi kejadian besar, maka akan dipertimbangkan kembali agar struktur bangunan dibuat memenuhi standarisasi keamanan dari bencana gempa.
“Selama ini kita memanag tidak mempertimbanagkan struktur gempa. Paling ada angin ribut, puting beliung, petir. Mudah-mudahan saja ini hanya gejala alam yang tidak terjadi lagi gempa susulan yang membuat khawatir masyarakat,” tambahnya. (*)
SUmber: Jawapos
Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…
Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…