Categories: NASIONAL

Hati-Hati Pakai Krim Etiket Biru Berstreroid

SURABAYA – Demi tampil glowing dan bebas jerawat, Desty, 34, wanita asal Jakarta Selatan, pernah terjebak dalam penggunaan krim wajah beretiket biru yang ternyata mengandung steroid. Berawal dari jerawat masa kuliah, ia memutuskan berkonsultasi ke sebuah klinik di Malang pada 2011.

Namun, keputusan itu justru menjadi awal masalah besar yang menghantui wajahnya selama satu dekade. Desty mengaku saat itu dokter meresepkan antibiotik, namun ia juga membeli krim murah di apotek klinik yang sama.

“Krimnya murah, nggak sampai Rp 50 ribu sebotol. Dipakai terus-terusan, ternyata mengandung steroid,” ujarnya.

Meski sudah diperingatkan apoteker, Desty tetap melanjutkan pemakaian karena alasan pekerjaan. Wajahnya tampak mulus saat menggunakan krim, tetapi rusak parah ketika berhenti.

Desty akhirnya memakai krim tersebut hingga 10 tahun lamanya.

“Kalau diberhentiin muka saya hancur, dipakai bagus tapi bahaya. Karena kerja ketemu orang, saya lanjutkan sampai 2023,” katanya.

Namun, kondisi wajahnya semakin memburuk. Ia mengalami kerusakan skin barrier, kemerahan, dan jerawat parah. Tahun 2023 menjadi titik balik. Desty berhenti total menggunakan krim dan mulai berobat ke dokter.

Ia menjalani konsultasi rutin setiap tiga bulan, menggunakan obat resep baru, serta diminta menurunkan berat badan karena obesitas memicu peradangan.

“Dokter tidak menyarankan tapering off. Jadi langsung berhenti, lalu diberi obat minum dan krim baru,” jelasnya. Kini, di 2026, kondisi wajah Desty mulai membaik meski masih sensitif terhadap debu, polusi, dan panas.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Gagal Panen, Cabai Rawit dan Merah Langka

Memasuki pekan pertama Ramadan, harga semua jenis cabai masih tergolong normal. Namun setelah itu perlahan…

14 hours ago

Geledah Kantor BUMD Boven Digoel, Kejaksaan Amankan Sejumlah Dokumen Penting

Sebagai bagian dari rangkaian penyidikan yang telah berjalan selama beberapa bulan terakhir, penyidik melaksanakan tindakan…

15 hours ago

Pengamanan di RSUD Yowari Dipertebal

Pasca kasus pemukulan yang terjadi di RSUD Yowari Kabupaten Jayapura, menimpa seorang dokterdan satu tenaga…

15 hours ago

Pembangunan Puskesmas Perintis di Mimika Segera Dilaksanakan

Proyek strategis yang sempat tertunda, yakni Puskesmas Perintis, dipastikan segera memasuki tahap konstruksi fisik. Kepala…

16 hours ago

Polres Keerom Amankan Pemilik Kebun Ganja di Arso

Personel Polres Keerom mengamankan ASS alias L, warga Arso diduga pemilik tanaman ganja yang ditanam…

16 hours ago

Tim Pusat Turun Cek Lahan 100 Hektar Padi Terserang Hama

Paino belum bisa memastikan penyakit atau jenis hama apa yang sedang menyerang padi tersebut. Namun…

17 hours ago