Menurut Ikatan Dokter Indonesia (IDI), penggunaan krim mengandung steroid tanpa pengawasan medis dapat menyebabkan penipisan kulit (skin atrophy), jerawat steroid, kemerahan dan iritasi, ketergantungan kulit terhadap krim, dan risiko infeksi akibat skin barrier rusak.
Pengalaman Desty menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak sembarangan menggunakan krim wajah tanpa resep dokter.Krim murah beretiket biru yang beredar bebas bisa mengandung bahan berbahaya seperti steroid.
“Pesan saya, jangan gunakan krim etiket biru dalam jangka panjang tanpa konsultasi rutin ke dokter. Kita nggak pernah tahu apa kandungannya,” tutup Desty. (net/nur)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…
Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…
Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje,…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…