”Komandan akan bermarkas di wilayah operasi sesuai struktur misi PBB, namun pola pengerahan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan, keamanan, dan keputusan PBB,” ungkap dia. Menurut Freddy, TNI memilih pati bintang 3 dalam misi kemanusiaan tersebut karena skala operasi di Gaza akan sangat besar. Melibatkan 3 brigade komposit dengan beberapa alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan alat peralatan lain dari 3 matra TNI.
”Kompleksitas tugas yang meliputi aspek kemanusiaan, rekonstruksi, kesehatan, dan perlindungan warga. Kemudian kebutuhan koordinasi intensif dengan PBB dan aktor internasional,” jelasnya.
Tentu saja, jenderal bintang yang mendapat tugas itu sudah pasti berpengalaman dalam operasi gabungan TNI, operasi pemeliharaan perdamaian, memiliki kemampuan diplomasi militer dan komunikasi strategis, serta pernah melaksanakan penugasan internasional dan pendidikan di luar negeri. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…