Categories: NASIONAL

Start Tahapan, KPU Butuh Rp 8 Triliun

JAKARTA-Tenggat waktu kebutuhan anggaran pemilu makin dekat. KPU RI berharap alokasi dana Pemilu 2024 bisa segera diketok. Sebab, ada pos belanja pemilu yang harus digunakan KPU saat memulai tahapan.

Komisioner KPU Yulianto Sudrajat mengatakan, rancangan anggaran yang sudah disusun KPU periode sebelumnya akan digunakan. Dari Rp 76 triliun usulan KPU, tahun ini pihaknya membutuhkan 8 triliun. Dia berharap kebutuhan itu bisa direalisasikan sebelum tahapan pendaftaran partai politik digelar Agustus. Tahapan Pemilu 2024 direncanakan start pada 14 Juni nanti.

’’Saya bicara tahun anggaran 2022 ya. Dari 76,6 T, nah ini (perlu) 8 T yang cair tahun ini,’’ ujarnya. Meski demikian, Yulianto menyebut masih ada potensi efisiensi saat pembahasan angka itu.

Tahun ini, ada sejumlah kegiatan KPU yang membutuhkan dana besar. Antara lain pendaftaran dan verifikasi partai politik, rekrutmen petugas ad hoc, hingga penguatan sistem teknologi informasi KPU.

Dia menambahkan, besaran dana akan bergantung tahapan pemilu. Sebab, detail anggaran akan mengikuti desain tahapan. Untuk itu, fokus utama saat ini adalah menuntaskan tahapan pemilu.

Terkait peraturan KPU, Komisioner KPU M. Afifuddin menyebut ada sembilan draf yang sudah rampung disiapkan. Hal itu merupakan bagian strategi memangkas waktu persiapan. Sebab, jika pembahasan tahapan dilanjutkan setelah Lebaran, waktu yang tersisa cukup mepet. (far/c17/bay/JPG)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KPU

Recent Posts

Alur Perjalanan Dinas DPR Papua Ditelusuri

Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…

11 hours ago

SD YPK Elim Wouma Ludes Terbakar

Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…

11 hours ago

Napi Tipikor di Lapas Abepura Diperlakukan Sama

  Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…

12 hours ago

Kemarau Panjang Pengaruhi Peningkatan Inflasi di Papua Pegunungan

Badan Pusat Statistik  (BPS) Kabupaten Jayawijaya memastikan musim kemarau panjang sangat mempengaruhi inflasi di daerah.…

12 hours ago

Giliran 330 Guru Non OAP Ditarik dari Distrik-distrik

Kepala Dinas Pendidikan Kaleb Asso S.PD, M.PD menyatakan menyikapi situasi keamanan saat ini di Kabupaten…

13 hours ago

Ratusan Karyawan PT MNM Protes Soal Ketenagakerjaan

Dalam aksi tersebut, para karyawan menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan kondisi ketenagakerjaan di perusahaan.…

13 hours ago