

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere didampingi Sekda dan Asisten II saat menerima Aksi demo Peserta seleksi calon DPRK Jayawijaya di kantor Bupati Selasa (25/3) kemarin. (foto: Denny/ Cepos)
WAMENA-Peserta seleksi Calon Anggota DPRK Jayawijaya dari jalur pengangkatan atau jalur Otsus Papua melakukan aksi demo lantaran tak puas dengan hasil yang dikeluarkan Pansel dari kabupaten Jayawijaya.
Dalam aksi tersebut puluhan massa yang tergabung dari 5 wilayah adat meminta kepada Bupati Jayawijaya serega membatalkan SK penetapan Pansel DPRK nomor 033/Pansel/ DPRK/JWJ/2025 tertanggal 17 maret 2025
Masyarakat Jayawijaya menilai kinerja Pansel DPRK Jayawijaya tidak profesional dalam proses perekutan DPRK Jayawijaya, oleh karena itu batalkan SK DPRK Tertanggal 22 maret 2025, oleh karena itu Pemkab Jayawijaya diminta ganti panitia seleksi yang baru dan netral.
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam melakukan seleksi Bupati dan Wakil Bupati tidak bisa intervensi kepada Pansel DPRK Jayawijaya, yang bisa dilakukan hanya hanya memberikan masukan saja.
“Pansel itu independen kita tidak bisa intervensi apa yang diputuskan namun apa yang disampaikan hari ini semuanya sudah sesuai ketentuan pansel,”ungkapnya di Kantor Bupati Jayawijaya
Menurutnya, Timsel Punya kewenangan untuk melakukan seleksi dan proses ini tidak hanya sampai ke Kabupaten saja tapi juga dilaporkan ke provinsi, kemarin Itu SK yang dikeluarkan Provinsi sehingga Pemkab Jayawijaya tidak bisa intervensi itu.
Di tempat yang sama Ketua Pansel Lekius Jikwa S.Pd, Menyatakan, pihaknya sudah melakukan tahapan seleksi sesuai dengan juknis yang ada mulai dari pendaftaran, test tertulis, test wamenacara dan pembuatan makala, dan memang ketidak puasan ini muncul karena nilai tidak dimunculkan oleh karena itu nanti dilakukan perbaikan.
“Kami sabagai Pansel DPRK Kabuaten Jayawijaya sudah melakukan pleno tiga kali, dan sudah dilaporkan kepada Pansel Provinsi untuk ditindak lanjuti, artinya apa yang sudah menjadi keputusan Pansel tidak bisa lagi diubah tanpa kepentingan apapun,”katanya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) 600 PK, tim menyisir perairan Puriri sejauh 11 mil laut…
Rekianus mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Port Moresby…
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan penipuan lowongan…
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika mencatat tren penyalahgunaan narkotika kini marak menyasar kalangan pelajar…
Kerja sama tersebut melibatkan Kementerian Kesehatan, 14 rumah sakit rujukan nasional, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,…
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.30 WIT. Piket Satreskrim menerima laporan mengenai terbakarnya rumah milik…