Categories: NASIONAL

Raker dengan Komisi I Jelang Akhir Masa Tugas, Menhan Sampaikan Permohonan Maaf

JAKARTA-Menjelang akhir tugas dan masa jabatan sebagai menteri pertahanan (menhan), Prabowo Subianto hadir secara langsung dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi I DPR pada Rabu (25/9). Dalam raker tersebut, Prabowo menegaskan komitmennya yang sejak awal terus mengupayakan penguatan pertahanan Indonesia. Dia juga menyampaikan permohonan maaf bila selama bertugas ada kesalahan.

Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra yang juga presiden terpilih periode 2024-2029 itu menyampaikan bahwa upaya memperkuat pertahanan Indonesia harus dibarengi kesadaran penuh untuk mendahulukan kesejahteraan rakyat.

”Pada kesempatan ini, saya juga mengakui bahwa kehendak kita, cita-cita kita untuk memiliki pertahanan yang sangat kuat masih belum tercapai. Karena kita mendahulukan kesejahteraan rakyat,” tegas Menhan Prabowo.

Mantan panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) itu pun menyampaikan bahwa sejauh ini pengeluaran anggaran pertahanan Indonesia terhadap Produksi Domestik Bruto (PDB) Indonesia masih tergolong rendah untuk negara Asia.

”Pengeluaran anggaran pertahanan kita dibandingkan terhadap Produksi Domestik Bruto adalah salah satu yang terendah di kawasan Asia. Tidak sampai satu persen, 0,89 persen,” kata Prabowo.

Untuk itu, melalui raker tersebut Menhan Prabowo menyampaikan permohonan maaf untuk hal-hal yang mungkin mengecewakan selama dia bekerja sebagai menhan lima tahun belakangan.

”Tetapi, saya ingin saudara yakin niat saya adalah untuk menjaga kepentingan dan kedaulatan Bangsa Indonesia. Kalau kita ingin terus berdaulat dan merdeka kita harus punya pertahanan yang kuat. Semoga Indonesia selalu kuat dan jaya,” tegasnya. (*)

SUMBER: JAWAPOS

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: DPR RIMENHAN

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

16 hours ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

17 hours ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

18 hours ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

19 hours ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

20 hours ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

21 hours ago