Itamar Ben-Gvir kemudian datang langsung ke Pelabuhan Ashdod untuk memantau para aktivis yang mereka culik, kemudian menyiarkan video kegiatannya itu di media sosial. Video tersebut memperlihatkan Ben-Gvir mengibarkan bendera Israel di hadapan para aktivis yang dipaksa bersujud dengan tangan diikat di belakang.
Sejumlah negara murka atas tindakan provokatif pentolan rezim Zionis itu dan menuntut penjelasan dari otoritas Israel. Kementerian Luar Negeri Italia bahkan mengusulkan agar Uni Eropa menjatuhkan sanksi kepada Ben Gvir.Konvoi pelayaran yang membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza tersebut berangkat dari Barcelona, Spanyol, pada 15 April.
Pada Senin (18/5), kapal-kapal dalam flotilla tersebut diketahui telah dikepung dan, menurut penyelenggaranya, dicegat secara paksa oleh personel Israel di perairan internasional sekira 250 mil laut dari pesisir Jalur Gaza. (*/JawaPos.com )
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Bagi masyarakat pesisir, laut adalah sumber kehidupan sekaligus pelataran rumah tempat anak-anak tumbuh. Namun di…
Bangunan ini sebelumnya digunakan sebagai kantor Bawaslu Papua. Posisinya persis bersebelahan dengan pintu masuk gedung…
Penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Satreskrim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Merauke bersama KBO Reskrim…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH memastikan jika pelaku WW telah…
Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso, S.Pd, M.Pd menyatakan pihaknya sudah melakukan pendataan kepada…
Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU 8499902 di kawasan SP2, Kabupaten Mimika, Papua…