Ketegangan tersebut turut berdampak hingga ke Indonesia. Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan bahwa dua kapal milik Pertamina masih tertahan dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. Pemerintah Indonesia kini terus bernegosiasi dengan pihak Iran untuk memastikan kelancaran pelayaran di tengah situasi yang semakin kompleks. “Apa yang menjadi kebijakan di tingkat atas, tidak selalu mudah diimplementasikan di lapangan,” ujarnya, menggambarkan rumitnya dinamika yang dihadapi.
Perpanjangan gencatan senjata sejatinya membuka peluang dialog. Namun, ketika tekanan ekonomi dan militer tetap berjalan, kepercayaan menjadi barang langka. Iran melihat inkonsistensi, sementara Amerika Serikat mempertahankan strategi tekanan sebagai alat tawar. Di antara dua pendekatan itu, laut menjadi panggung paling nyata—tempat di mana keputusan politik diuji oleh realitas. Gencatan mungkin diperpanjang. Tetapi selama blokade tetap berlangsung dan kapal-kapal masih dicegat, ketegangan belum benar-benar menemukan jedanya.(jpg/han)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Pemusnahan kali ini menyasar material sitaan dari 52 perkara tindak pidana umum dengan volume mencapai…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan anggaran daerah,…
Panglima Kodam (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, melakukan silaturahmi kepada Gubernur…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan 10 ekor sapi kurban…
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melakukan tindakan tegas dalam upaya pemberantasan peredaran gelap…
Ketua Pengadilan Negeri Merauke, lanjut Yuri Ardiansyah, telah menunjuk 3 hakim untuk menangani 2 perkara…