

Tandatangan bersama pertama dukungan yang diberikan Pemerintah Daerah terhadap pelaksanaan PIN Polio tahap satu, di Hotel Horison Kotaraja, Senin (13/5). (foto:Yohana/Cepos)
JAKARTA– Genderang perang melawan Polio terus dikumandangkan pemerintah. Setelah sukses menggelar pekan imunisasi nasional (PIN) di tiga daerah di Pulau Jawa, PIN Polio segera dilaksanakan di enam provinsi di Papua.
Plt. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Budiono Subambang mengungkapkan, PIN untuk Polio ini diselenggarakan menyusul ditemukannya kasus di sejumlah daerah. Seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Sleman Jogjakarta, hingga Papua. Daerah-daerah tersebut bahkan sebelumnya sudah dinyatakan KLB Polio.
Menurutnya, penetapan kejadian luar biasa (KLB) Polio ini dilakukan tanpa harus menunggu banyak anak yang terpapar.
”Satu daerah sudah kena saja, itu sudah bisa ditetapkan sebagai kondisi atau kejadian luar biasa,” ujarnya dalam acara deputy meet the press, Senin (20/5).
Melihat kegawatdaruratan tersebut, lanjut dia, pemerintah melakukan rencana aksi penanggulangan dengan PIN Polio. Sebelumnya, aksi ini telah digelar di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sleman. Setidaknya, sudah 95 persen anak usia 0-7 tahun di ketiga wilayah tersebut telah mendapatkan imunisasi Polio.
Selanjutnya, PIN bakal digelar di Papua. ”Pekan imunisasi di enam provinsi di Papua akan mulai dilaksanakan pada 27 Mei 2024,” ungkapnya.
Diakuinya, banyak pekerjaan rumah (PR) sebelum pelaksanaan PIN Papua ini. Mengingat kondisi geografis yang agak berbeda, ada tantangan soal keamanan juga di sana. Kendati demikian, pihaknya sudah mengkoordinasikan hal ini dengan pihak-pihak terkait seperti TNI, POlri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, hingga dinas-dinas setempat.
Sementara itu, Asisten Deputi Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Kemenko PMK Nancy Dian Anggraeni menambahkan, PIN Polio di Papua dilaksanakan menyusul adanya tiga daerah yang dinyatakan KLB Polio saat ini. Sehingga, perlu segera dilakukan intervensi. Selain imunisasi, nantinya juga kementerian dan lembaga terkait akan melakukan upaya pendukung lainnya. Misalnya, KemenPUPR menyiapkan sanitasi dan air bersih.
”Tergetnya, setidaknya 865.690 anak usia 0-7 tahun dalam PIN Polio. Ini hanya di Papua ya,” tuturnya.
Sejauh ini, kata dia, persiapan pelaksanaan PIN Polio di enam provinsi di Papua sudah berjalan. Beberapa provinsi telah mendistribusikan vaksin polio ke daerah-daerah. ”Jadi beberapa provinsi di Papua sudah mendapat vaksin, tak hanya di level provinsi tapi sampai di level Faskes,” katanya.
Usai PIN Polio di Papua rampung. Pemerintah akan meneruskan PIN di 27 provinsi lainnya. Rencananya, PIN digelar pada 15 Juli 2024. (jawapos.com)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…