Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa Selat Hormuz telah kembali ke “kondisi sebelumnya” di bawah kendali angkatan bersenjata Iran. Pernyataan tersebut merujuk pada masih berlangsungnya blokade yang melibatkan Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran. Dalam pernyataannya yang dikutip kantor berita Tasnim, IRGC menegaskan bahwa pengawasan ketat terhadap jalur perairan strategis tersebut akan terus dilakukan hingga kebebasan pelayaran menuju dan dari Iran dipulihkan sepenuhnya.
“Kendali atas Selat Hormuz telah kembali ke kondisi sebelumnya, dan jalur perairan strategis itu kini berada di bawah pengelolaan dan kendali ketat angkatan bersenjata,” demikian pernyataan komando gabungan IRGC. Situasi ini membuat aktivitas pelayaran di salah satu jalur distribusi energi terpenting dunia tersebut masih dibayangi ketidakpastian, termasuk bagi armada milik Indonesia. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Sebanyak 19 petani kakao di Kampung Wailebet, Kepulauan Batanta, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya,…
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, baik pembangunan…
Usai terpilih, Ridwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Musda dan pengurus sebelumnya yang telah membangun…
‘’Dari laporan yang kami terima, 5 ABK dari kapal itu berhasil diselamatkan masyarakat. Sedangkan 2…
Bupati Merauke Yospeh Bladib Gebze memastikan akses Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke yang saat ini…
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menegaskan operasi ini difokuskan pada penindakan tindak pidana 3C,…