

Tersangka pelecehan sodomi berinisial SA, warga asal Sakra Lombok Timur diringkus aparat Ditreskrimum Polda NTB (Foto/Lombok Pos)
MATARAM-Seorang pemuda inisial SA, 20 tahun, warga asal Sakra Lombok Timur diringkus aparat Ditreskrimum Polda NTB. Pria yang bekerja sebagai montir di salah satu bengkel wilayah Lombok Timur ini diduga melakukan aksi pelecehan seksual sodomi terhadap M, bocah laki-laki usia 12 tahun asal Lombok Tengah. Tak hanya satu korban, bahkan ia melakukan aksinya terhadap puluhan anak lainnya selama beberapa tahun terakhir.
“Kejadiannya Selasa 25 Juni 2024 di toilet salah satu SPBU Gerung, Lombok Barat. Kemudian terindikasi berlanjut di Lombok Utara,” jelas Kasubdit IV Ditreskrimum Polda NTB AKBP Ni Made Pujawati, kemarin.
Kejadian berawal ketika korban M bertemu dengan tersangka di jalan ketika mengendarai sepeda motor. Tersangka SA meminta tolong kepada korban untuk mengantarnya ke rumahnya dengan menjanjikan uang Rp 50 ribu.
Setelah sampai di rumahnya, tersangka kemudian mengganti pakaiannya. Setelah itu, ia meminta korban M mengantarnya lagi ke wilayah Pemenang Lombok Utara untuk menemui rekannya pegiat kecimol. Ia menjanjikan akan memberi uang, sehingga korban pun memenuhi permintaannya.
“Namun korban diajak keliling sampai di Pertamina Gerung Lombok Barat sekitar pukul 23.00 Wita dengan alasan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Pemenang Lombok Utara,” beber Puja, sapaannya.
Di lokasi musala Pertamina Gerung tersebutlah tersangka SA menyetubui korban dengan memasukkan kelaminnya ke dalam dubur korban. Keesokan harinya setelah tersangka sampai di Pemenang Lombok Utara, korban disuruh pulang sendirian.
Dalam perjalanan, korban tidak mengetahui jalan pulang ke rumahnya di Lombok Tengah. Sehingga ia hanya bisa bertanya kepada orang yang ia temui. Baru sekitar pukul 10.40 Wita, korban sampai di rumah. Ia pun menceritakan kejadian yang dialaminya kepada orang tuanya. Mengingat orang tuanya juga sempat mengira ia diculik. Akhirnya setelah mendengarkan cerita korban, orang tuanya pun melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.
Page: 1 2
Pada tahun 2024, jumlah masyarakat yang menjalani tes malaria sebanyak 358.589 orang dengan temuan kasus…
Erick Ohee menilai aksi pemalangan tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat yang menuntut hak mereka agar…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil melalui Kapolsek Kawasan Bandara Sentani Iptu…
Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, mengatakan pada tahun ini terdapat beberapa proyek…
Koordinator Jurnalis Kabupaten Jayapura sekaligus Ketua FJPI Papua, Kornelia Mudumi mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk…
General Manager Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer Rohim, mengatakan, dalam program ini, manajemen…