JAKARTA – Ketua Umum Partai Gerindra
Prabowo Subianto menjadi satu-satunya bacapres yang belum mengumumkan
cawapres. Sejumlah nama memang beredar, bahkan Erick Thohir dan Yusril Ihza Mahendra sudah membuat surat keterangan tidak pernah menjadi terpidana.
Wakil Ketua Umum Partai
Golkar Nurul Arifin mengatakan, Koalisi Indonesia Maju (KIM) masih dinamis dalam menentukan
cawapres. Meskipun sudah ada yang membuat SKCK, belum tentu menjadi keputusan akhir.
“SKCK kan nggak lama bikinnya ya, kita tunggu saja. Kita kan nggak tahu arah berlabuhnya di mana. Makanya saya bilang saat ini masih sangat cair dan dinamis,” kata Nurul di DPP
Golkar, Kemanggisan, Jakarta Barat, Rabu (18/10).
Nurul mengaitkan penetapan bacawapres
Prabowo Subianto dengan keberadaan Presiden Joko Widodo. Pasalnya Jokowi sejauh ini masih melaksanakan kunjungan kenegaraan ke luar negeri.
“Tunggu paling tidak Sabtu ini lah begitu ya, kita tahu Pak Jokowi masih di luar negeri. Kita lihat saja nanti perkembangannya,” ucap Nurul.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra,
Prabowo Subianto mengungkap kandidat bakal
cawapres yang mendampinginya sudah mengerucut menjadi 4 nama. Nama-nama ini selanjutnya akan digodog bersama untuk dipilih satu nama terakhir.
Hal itu disampaikan
Prabowo setelah menggelar pertemuan dengan para Ketua Umum dan Sekjen Partai Koalisi Indonesia Maju (KIM). Pertemuan digelar di rumah
Prabowo Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (12/10) malam.
“Tentang
cawapres kita diskusi, setiap ketua partai menyampaikan pandangannya yang akhirnya kita sudah mengerucut menjadi 4 nama,” kata
Prabowo.
“Yang bisa saya sampaikan 1 calon dari luar Jawa, satu calon dari Jawa Barat, satu calon dari Jawa Tengah dan satu calon dari Jawa Timur,” imbuhnya.
Prabowo sendiri tidak mengungkap identitas keempat nama tersebut. Dalam beberapa hari ke depan, koalisi akan kembali berkumpul untuk memutuskan satu dari empat nama tersebut.(*)
Sumber : Jawapos