Menurutnya, penjualan baju bekas biasanya dipengaruhi momen tertentu, seperti menjelang Natal atau saat stok barang baru datang. Ketika stok baru tersedia dalam jumlah banyak, pilihan pakaian juga lebih beragam sehingga harga yang ditawarkan relatif lebih tinggi. “Saat ini baru bongkar stok, jadi pilihannya masih banyak dengan berbagai merek, baik brand lokal maupun luar negeri.
Harganya mulai sekitar Rp50 ribu hingga Rp200 ribu. Bahkan ada juga yang masih memiliki label karena sebagian merupakan barang yang tidak terjual di gudang,” jelasnya.
Sementara itu, Ronal, pedagang baju bekas di Pasar Rakyat Kelapa Dua Entrop, juga mengakui bahwa penjualan jelang Lebaran tidak mengalami peningkatan signifikan. “Kalau bulan Desember menjelang Natal biasanya ada peningkatan cukup besar karena pembelinya dari berbagai kalangan. Sedangkan saat Lebaran, masyarakat cenderung mencari baju baru, terutama dengan nuansa Islami seperti koko dan gamis,” katanya.
Meski demikian, ia menilai minat masyarakat Jayapura terhadap baju bekas masih cukup baik. Hal ini karena tidak semua orang membeli pakaian baru, dan sebagian masyarakat mengetahui bahwa kualitas baju bekas tidak selalu buruk.
“Banyak juga baju bekas dari brand terkenal dengan kualitas bahan bagus. Bahkan ada yang kualitasnya lebih baik dari yang dijual di toko. Segmennya juga luas, bukan hanya orang tua tetapi anak muda yang mencari jaket, celana panjang, atau pakaian model tertentu,” jelasnya.
Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda.…
Di depan sebuah masjid di kawasan Kodam, dua perempuan lanjut usia duduk bersandar. Di sekeliling…
Pj Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan enam prioritas kebijakan pemerintah kepada peningkatan…
Pertempuran memperebutkan takhta juara melawan Persipuncak Puncak Cartenz berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim…
Pelatih kepala Persipura, Rahmad Darmawan memberikan apresiasi tinggi bagi pemain yang disebut-sebut sebagai masa depan…
Pendekatan strategis yang dilakukan oleh pemerintah daerah adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif maupun lahan…