Selain dugaan penerimaan tersebut, KPK juga mendalami indikasi pemberian uang dari bupati kepada oknum BPK yang diduga berkaitan dengan pengondisian proses audit laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Klaten. Penyidik masih menelusuri keterkaitan berbagai dugaan tersebut untuk mengungkap konstruksi perkara dan peran masing-masing pihak yang diamankan.
Dalam operasi senyap tersebut, penyidik KPK turut mengamankan uang tunai dengan nilai sekurang-kurangnya Rp1 miliar. Uang tersebut menjadi salah satu barang bukti yang akan ditelusuri untuk mengetahui asal-usul dana, pihak yang terkait, serta hubungannya dengan dugaan tindak pidana yang sedang diselidiki. Pengusutan perkara ini menjadi perhatian karena menyangkut dugaan transaksi yang berkaitan dengan proses audit lembaga pemeriksa keuangan negara.
KPK masih perlu mengungkap hubungan antara dugaan permintaan uang sebesar Rp1,3 miliar, realisasi yang disebut mencapai Rp400 juta, serta barang bukti yang diamankan dalam OTT. Ahmad Luthfi sendiri pernah bertugas di Papua Barat. Ia merupakan pejabat karier di lingkungan BPK. Berdasarkan informasi dalam materi yang beredar, ia menempuh pendidikan D-III Akuntansi di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), kemudian melanjutkan pendidikan S-1 Akuntansi dan S-2 Ilmu Hukum di Universitas Padjadjaran (Unpad).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tengah menggodok penetapan status kedaruratan bencana terkait kebakaran hutan dan lahan…
Meski kobaran api utama telah padam, otoritas keamanan setempat mengimbau semua pihak untuk tetap waspada…
Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan bahwa penataan UU Peradilan Militer perlu waktu paling lama 2…
RSUD Jayapura memastikan kebutuhan medis terkait bahan medis habis pakai sejauh ini masih dalam kondisi…
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut operator seluler belum sepenuhnya mematuhi ketentuan perlindungan…
Setiap empat jam sekali, alarm sunyi di benak Rizki berdering. Tidak peduli matahari baru merayap…