Categories: NASIONAL

Mengenal Hypophrenia: Menangis tanpa Sebab, Ini Penjelasannya

Faktor yang memicu Hypophrenia

Sebenarnya ada beberapa hal yang dapat memicu atau yang melatarbelakangi mengapa seseorang bisa tiba-tiba menangis.

Dikutip dari halodoc.com, salah satu pemicu Hypophrenia adalah seseorang terlalu terfokus pada satu masalah yang membuatnya kepikiran terus menerus.

Depresi dan stress juga memicu seseorang dapat tiba-tiba menangis. Sehingga orang tersebut merasa sedih dan cemas.

Pengalaman masa lalu yang buruk juga bisa memicu Hypophrenia. Biasanya disebut sebagai Post Traumatic Stress Disorder (PTSD), yakni kondisi mental ketika seseorang panik karena trauma tertentu.

Ada pula Organic Brain Syndrome (OBS) yakni terjadinya penurunan mental yang disebabkan oleh gangguan fisik. Cenderung dialami oleh manula.

Terakhir adalah PMS atau menstruasi yang dialami wanita. PMS tidak hanya menyerang rasa sakit fisik seperti perut dan pinggul, tapi juga memicu perasaan sedih bahkan menangis tanpa sebab.

Mengatasi Hypophrenia

Dikutip dari halodoc.com, terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi menangis tanpa sebab ini.

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah dengan berbagi. Entah itu ke berbagi ke sahabat, keluarga, pasangan bahkan ke psikiater itu dapat melegakan beban perasaan.

Pasalnya, manusia itu sendiri adalah makhluk sosial, homo homini socius, yang saling membantu, berbagi dan berkomunikasi.

Kedua, yakni dengan menerima segala hal yang menjadikan sedih. Tak semua hal dapat berjalan sesuai dengan keinginan kita.

Oleh karenanya, seperti kata filsuf Nietzsche, fatum brutum amorfati, mencintai takdir walau ia hadir begitu brutal.

Terakhir, jika kesedihan yang dirasakan amat melampaui batas, hadir secara tak wajar, langkah yakni hubungi medis atau psikiater yang berwenang.

Dengan kata lain, di tahap ini memerlukan intervensi medis berupa terapi perilaku yang dikombinasikan dengan terapi obat-obatan.(*)

Sumber: Jawapos

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: kesehatan

Recent Posts

Total 527 Pasien yang Diduga Alami Keracunan MBGTotal 527 Pasien yang Diduga Alami Keracunan MBG

Total 527 Pasien yang Diduga Alami Keracunan MBG

dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…

2 days ago

Butuh Tiga Tahun Lebih, Ribuan Artefak dan Rekaman Budaya Papua Akhirnya “Pulang”

   Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…

2 days ago

Hentikan dulu Program MBG di Papua

Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…

2 days ago

Tolak Eksekusi Lahan, Warga Blokade Ruas Jalan Cenderawasih Mimika

Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…

2 days ago

Bukan Berasal dari Menu Makanan, Melainkan Air yang Terkontaminasi Bakteri E. coli

Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…

2 days ago

Pemprov Papua Selatan dan Kementrans Bahas Penyelesaian Masalah Tanah

Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…

2 days ago